Kabar Unik dan Aneh – Ilmuwan Ciptakan Emrio dari Sel Manusia dan Babi

 

Ilmuwan telah berhasil menciptakan embrio campuran manusia dan babi untuk yang pertama kalian. Embrio itu terdiri 99,999 % adalah sel babi dan 0,001 % adalah dari sel manusia. Namun, dengan demikian, ada sejumlah ilmuwan yang lainnya telah menggarisbawahi tantangan etika & juga dampak yang tidak terduga dari sebuah riset controversial tersebut.

Sel punca manusia dan sel potensi  tinggi yang dapat berkembang menjadi beragam jaringan telah dicangkokkan di dalam embrio babi. Embrio dari sel punca manusia yang  kemudian dimasukkan di dalam kandungan babi & telah dibiarkan berkembang selama kurang lebih 1 bulan sebelum dilakukan pengguguran.

Di dalam 1 bulan, ilmmuwan  telah mengamati perembangan sel manusia dan sel babi. Dari penelitian telah menunjukkan sebuah proses pembuatan embrio campuran yaitu dengan teknik tersebut menjadi sangat efisien.

Dari 2.075 embrio yang telah dicangkokkan hanya dengan 186 yang dapat berkembang  sampai 28 hari. Walaupun demikian, sel manusia telah terlihat memiliki fungsi dan juga berpotensi bisa berkembang dengan  baik.

“Hal itu untuk pertama kalinya sel manusia bsia terlihat berkembang di dalam hewan yang berukuran besar,” jelas Belmonte telah dilansir dalam BBC pada hari Sabtu, 28/01/2017. Soall inefisiensi Belmonte telah mengatakan bahwa hal itu memang terkait dengan evolusi babi & manusia yang memang sangat jauh.

Perkembangan janin babi & manusia telah berbeda jauh. Babi hanyalah membutuhkan 4 bulan dari embrio sampai bayi sementara manusia membutuuhkan 9 bulan. “Ini seperti pada jalan bebas hambatan dimana dari 1 mobil bergerak lebih cepat daripada yang lainnya, ada kemungkinan yang teraji kecelakaan,” jelas Belmonte.

Ada potensi banyak disaat sel manusia dapat dikembangkan di tubuh hewan. Potensi pertama pada manusia dapat dikembangkan dalam tubuh hewan. Potensi yang pertama adalah manusia dapat mempelajari cara pengobatan penyakit yang lebih baik.

Jika hewan babi memiliki organ hati misalnya saja manusia maka dalam tes keefektifan obat guna pengobatan penyakit dapat mendapatkan akurasi yang lebih tinggi. Potensi yang lainnya,manusia dapat mempelajari adanya perkembangan embrio lebih baik dan meningkatkan adanya pemahaman yaitu tentang abnormalitas disaat perkemangan janin.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author