Kabar Unik dan Aneh – Memiliki Mata Besar Inilah Cumi Aneh

Dari hewan yang memiliki mata sebesar bola basket sampai hewan yang bisa memendarkan cahaya, di dalam laut memang menyimpan sebuah kehidupan yang misteri dari makhluk yang berbentuk aneh yang memang jarang sekali terungkap.

Hewan laut di dalam itu telah mengembangkan sebuah karakteristik guna dapat bertahan hidup di sebuah lingkungan laut yang begitu sangat dingin dan juga habitatnya tanpa adanya cahaya. Misalnya saja hewan bermata besar sebelah ini masih saja menjadi teka-teki untuk para peneliti sejak diketemukan pada 100 tahun lalu.

Cumi-cumi ini memang mempunyai fisik yang memang terbilang cukup begitu aneh. Cumi-cumi ini lahir dalam kondisi mata yang beda sebelah, yaitu 1 ukuran kecil sedangkan mata yang satunya bisa tumbuh lebih besar, selain itu juga menggembung, dan berwarna kuning. Serta ukurannya dapat menapai 2 kali ukuran matanya yang satunya.

Untuk bisa mengetahui apakah dungsi mata itu, maka tim penelitipun yang berasal dari Universitas Duke yaitu di Carolina Utara telah mengamati sebuah video di bawah airyang sudah dikumpulkan Monterey bay selama kurang lebih selama 30 tahun terakhir ini.

Hasil dari pengamatan itu telah menunjukkan bahwa hewan itu telah menggunakan mata yang besar untuk bisa menatap atas, dan mencari bayangan mangsanya. Sementara untuk mata yang kecil juga beradaptasi untuk bisa melihat bawah, dengan memindai perairan gelap pada bagian lautan yang juga disebut zona senja.

Penelitian pun juga telah menemukan sebuah fakta bahwasannya spesies itu telah berenang dengan posisi yang terbalik. Yaitu kepala di bawah sedangkan ekornya di atas. Mata besar pada cumi-cumi ini konsisten mengarah atas dan sedangkan mata kecilnya ini memang menatap ke bawah menguatkan adanya dugaan penelitian bahwasannya mata besar itu digunakan dalam mencari bayangan mangsanya yang berenang di bagian atas. Dan mata kecilnya itu memindai yang ada di bawahnya.

Adaptasi visual seperti ini memang membantu cumi-cumi ini bertahan hidup di dalam zona senja, yaitu sebuah wilayah dengan adanya kedalaman kurang lebih 200 sampai 1.000 m ada di bawah permukaan air.

Sinar mataharipun juga sangat sedikit bisa mencapai daerah itu jadi akan bisa membuat zona senja temaram dengan sebuah warna biru monokromatik.

About The Author