Kabar Unik – Pria Ini Mengaku Kekasih Kim Kardashian Setelah Bangun Dari Koma

Seperti dari salah seorang pria yang baru sja mendapatkan nasib buruk. Dirinya mengalami kecelakaan mobil sampai merenggut nyawanya berada di dua pekan silam. Setelah sembuh dirinya malah membuat banyak orang menjadi lebih heran dan kaget. Seperti dari rekan dan juga pihak medisnya. Nama korban kecelakaan tersebut adalah Benjamin Davis, dimana setelah terbangun dari komanya dirinya mengakui kalau dirinya adalah Kanye West.

kim

Yang sudah di kabarkan di dalam laman worldnewsdailreport.com, berada di hari Sabtu ini (11/3/16) pada saat tidak sadarkan diri, pria yang kini berusia 47 tahun tersebut yang langsung untuk di larikan ke Rumah Sakit Memorial Columbia. Berasal dari penjelasan tim medis yang ada di sana, menyebutkan kalau Davis memang mengalami suatu luka parah dan trauma otak, akan tetapi mereka bisa menstabilkan agar bisa tetap hidup.

Bisa di ketahui kalau Davis sudah menghabiskan selama dua minggu dalam keadaan koma dan pada akhirnya bisa terbangun terlihat linglung dengan identitasnya. Pria yang sudah di ketahui bekerja menjadi kasir ini sangat yakin bahwa dirinya adalah suami dari Kim Kardashian. Berdasarkan keterangan dari staf medis, dia mulai untuk ajukan pertanyaan tentang Kim Kardashian setelah bangun dan sebelum akhirnya gelisah dan agresif.

Dari istri Davis, yang bernama Jennifer Wong, sangat terkejut di saat dari tim medis memberikan keterangan tentang dari kondisi yang saat ini dari sang suaminya itu.

“Pada awalnya saya langsung tertawa di saat dari sang dokter menyebutkan kalau suami saya sebutkan kalau dirinya adalah Kanye West, berdasarkan pikiran saya itu seperti lelucon dari Davis. Hal ini memang sangat aneh sekali, akan tetapi setidaknya dirinya masih hidup dan sehat. Saya bisa berharap kalau hilang ingatan itu tidak berlangsung lama,” harap dari istrinya.

Sudah di ketahui sang dokter yang bernama Dr Robert Francis yang menyebutkan kalau otak manusia memang teridir dari sirkuit yang berbeda, dimana akan memberikan bantuan untuk meremote tubuh dalam bahasa, bernafas sampai berpikir dan berbicara. Jadi bisa di samakan dengan sirkuit elektronik.

About The Author