Kabar Unik Terbaru – Di Negara Ini, Pakai Celana Pendek Menjadi Tindakan Kriminal

Berita baru dari beberapa negara yang memang sudah sepakat untuk tidak menganjurkan kepada wanita untuk bisa mengenakan celana pendek berada di tempat umum. Seperti yang terjadi pada kejadian berada di negara Maroko, dimana ada seorang gadis yang menggunakan celana pendek disebut seorang penjahat dari beberapa penduduk setempat.

Ada seorang gadis muda yang sudah di lecehkan dari sekelompok karena menggunakan celana pendek yang sedang berada di sebuah pasar yang berada di Safi Maroko.

Mengutip berasal dari suatu laman media Morocco World News (19/7/15), berita menyebutkan kalau sang gadis tersebut sedang berjalan bersama dengan sang ibunya di pasar tersebut, ketika dari puluhan orang yang sedang berkumpul berada di sekitar memberikan pelecehan kepada sang gadis tersebut.

Dari kejadian tersebut yang sudah terekam kamera dan selanjutnya video tersebut langsung di unggah berada di dalam laman media Youtube, berada di tanggal 15 Juli lalu.

Berada di dalam video tersebut, di ketahui ada orang-orang yang sudah melontarkan kata-kata kepada sang gadis tersebut. Mereka menyebutkan kalau ini adalah suatu bentuk kejahatan dari seorang wanita.

“Allahuma Inna Hada Mounkar”. Yang mempunyai arti seperti Ya Allah! Ini adalah kejahatan dari seorang wanita.

Merasa tidak terima akan ucapan yang sudah mereka lontarkan, dari sang ibundanya memberikan pembelaan kepada putrinya sambil berkata.

“Ini adalah anak saya, ini bukan urusan dari kalian semuanya,” tegas dari sang ibunya.

Pria yang sudah merekam adanya video ini juga sudah terdengar menyebutkan kalau dari sang gadis tersebut yang sudah berjalan dengan keadaan telanjang.

“Lihatlah dia! Dirinya yang sudah berjalan berada di jalan dengan sang ibunya dalam keadaan telanjang. Lihat beberapa banyak orang yang memberikan protes kepada dirinya tersebut. Ini menjadi tindakan kejahatan,” terang darinya.

Sebelumnya dari dua wanita yang sudah pernah untuk di tangkap mengenakan pakaian tidak pantas berada di muka umum. Hal tersebut yang sudah memicu adanya aksi protes berasal dari ratusan warga Maroko dan sebutkannya menjadi tindakan penangkapan tersebut adalah serangan terhadap kebebasan pribadi.

About The Author