Kabar Unik Terbaru – Unit-Unit Bunker Swiss Berhasil Berkamuflase

Swiss adalah negara yang di ketahui banyak di kelilingi negara-negara besar Eropa, seperti dari Prancis, Jerman dan Italia. Akan tetapi negara Swiss sendir yang menjadi wilayah yang netral dan tidak memberikan kedaulatan kepada negara manapun. Berdasarkan dari sejarah yang ada, semenjak di tahun 1815, negara Swiss yang tidak pernah sama sekali terjadi peperangan dengan pemerintah asing manapun.

bunker bunker2

Jika di bahas mengenai politik yang ada di negara Swiss memang termasuk negara netral. Akan tetapi mengertikah anda, ternyata dari negara Swiss tersebut yang mempunyai suatu tenaga militer sangat kuat sekali. Salah satunya dari bukti-bukti kuat adanya kekuatan militer tersebut adalah banyak sekali instalasi militer dan bunker yang sudah tersebar berada di beberapa daerah negara sana.

Yang sangat menariknya lagi, instalasi militer dan bunker-bunker tersebut mempunyai bentuk unik seolah bisa menyatu dengan adanya alam, atau bisa berkamuflase. Bisa di lihat berada dalam bentuknya saat ini yang terlihat samar-samar menyerupai seperti bebatuan besar, gudang-gudan barang biasa, terlihat seperti villa yang tenang. Padahal itu semua adalah bunker pertahanan. Berita ini yang sudah di kutip berasal dari laman media Amusing Planet.

Bisa di mengerti, kalau sebagian besar dari wilayah Swiss terdiri dari pegununga Alpen. Dimana di sana akan disuguhkan bebrapa bangunan militer yang sudah berbaur dengan landskap alam yang berada di sekitaranya, seperti adanya tebing-tebing, pepohonan di hutan pegunungan, dan beberapa yang lainnya.

Berada di dalam keadaan yang darurat, dari beberapa bunker tersebut akan siap untuk mengeluarkan peralatan militer seperti meriam dan senapan mesin berat untuk bisa melawan para musuh yang telah datang.

Dalam negara yang mempunyai bahasa resmi sebanyak emat seperti Prancis, Italia, Romania, dan Jerman itu di sana sudah di ketahui ada sebanyak 300 ribu bunker dan 5.100 tempat penampungan, dimana bisa di gunakan untuk keperluan mendadak dalam menyelamatkan para penduduknya.

About The Author