Kabar Unik Terkini – Meme Para Pemimpin Negara Di APEC

Berada di hari Senin malam kemarin, tanggal 10 November, memang dari para pemimpin Negara ekonomi APEC sudah menghadiri makan malam resmi yang sudah di helat berada di Beijing National Aquatics Centre. Seperti tradisi yang sudah berlaku pada umumnya berada di KTT APEC, Negara tuan rumah berkah memberikan suatu pakaian atau seragam yang di kenakan para pemimpin Negara dan pasangan mereka.

Akan tetapi pakaian khusus yang sudah di siapkan oleh China, yang di mana malah menjadi olok-olok dari dunia internet saat ini. Seperti yang sudah di kabarkan berada di kantor berita Rusia Today, pengguna internet beranggapan kalau pakaian yang sudah di kenakan oleh para pemimpin dunia tersebut seperti yang sudah di gunakan oleh tokoh drama yang ada di serial Star Trek.

Adapun pakaian yang sudah di gunakan oleh para tokoh di film memang semakin mirip, pemilihan salah satu warna di kemeja itu memang serupa,yakni merah maroon. Salah satu pengguna akun twitter dengan mempunyai nama Kris Cheng secara jelas untuk membandingkan dua foto pemimpin APEC dengan tokoh-tokoh berada di serial drama yang film luar angkasa itu.

Adapun dari pemilik akuns eperti Ujangw yang sudah meretweet pernyataan mili dari   orang lain. Adapun juga dari pemilik akun bernama @cjjosh, telah menuliskan yang sudah dikenakan para pemimpin Negara APEC itu menjadi silm startrek paling buruk sekali.

Adapun yang lebih buruk berasal dari pemilik akun yang bernama Joel Christian membuat suatu meme seolah sekual drama terbaru dari Star Trex yang di mana telah di perankan oleh Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Presiden China, Xi Jinping, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

SEmentara dari pakaian yang sudah di kenakan oleh Obama di anggap mirip dengan salah satu tokoh antagonis berada di film ninja Turtles, yaitu Shredder.

Seperti anggapan dari laman media China Daily, kemeja yang sudah di kenakan tersebut di namakan dengan kemeja Mao atau kemeja Zhongshan. Di mana di populerkan oleh pendiri Negara China, Mao Zedong.

About The Author