Kabar Unik Terkini – Ritual Bakar Kapal Kertas Khonghucu

Dari beberapa umat Khonghucu yang berada di wilayah Solo telah menggelar adanya suatu ritual sembahyang yang di lakukan untuk penghormatan kepada arwah leluhurnya yang berada di tempat ibadah Litang Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Solo. Berada di dalam acara ritual tersebut yang di namakan dengan King Ho Ping, umat dari Khonghucu yang sudah membakar replica kapal yang telah terbuat dari uang kertas.

Untuk tahun ini, ratusan umat Khonghucu yang saat ini sudah bisa memulai dari ritual sembahyang dengan suatu kebaktian untuk di pagi harinya. Dalam suatu kebaktian tersebut bisa di ketahui sebanyak tiga altar dan sesajen. Altar itu yakni altar Thi Kong (Tuhan Yang Maha Esa), altar vegetarian dan altar umum. Akan tetapi berada di dalam ritual tersebut masih di tambahkan dengan  1 altar khusus untuk mantan ketua dan pengurus MAKIN yang berada di Solo.

Sesajen tersebut yang terdiri dari bermacam hidangan yang mempunyai kandungan makna penting di dalamnya, mengandung arti filosofi positif, seperti nasi, air teh, lauk pauk, kue, daging ayam, ikan bandeng dan babi. Lebih dari itu juga ada pisang, jeruk, kue mangkok dan juga moho.

Setelah melakukan sembahyang bersama, lalu di lanjutkannya penyempurnaan uang kertas dan bendera yang sudah di tuliskan dengan nama almarhum. Uang dan bendera tersebut yang sudah di geladak dari replica kapal yang sudah di buat dari ketas tadi. Lantas dari kapal kertas itu langsung di bakar. Dalam hitungan beberapa menit saja, kapal tersebut yang langsung untuk ludes terbakar. Kemudian sesajian yang memang sudah di siapkan tadi di santap bersama-sama.

Rohaniawan yang berasal dari Solo, yang bernama Ws Adjie Chandra yang telah menjelaskan sembahyang dari arwah King Ho Ping yang biasa di lakukan pada tanggal 15 bulan 7 Imlek.

Setelah di ketahui dalam bulan 7 imlek tersebut, bisa di yakini menjadi  waktu yang tepat karena pintu akhirat telah terbuka. Para arwah sudah di ijinkan untuk turun kedunia mengunjungi dari keluarganya.

About The Author