Kabar Wisata – Benteng Terluas Di dunia Ada di Buton

 

Pada umumya benteng memang dibuat untuk sebagai bentuk pertahanan dari serangan tentara musuh. Tapi, uniknya yang ada di Buton Sulawesi Tenggara ini ada sebuah benteng yang telah dibangun guna sebagai tempat pemukiman penduduk. Benteng itu merupakan sebuah benteng Keraton Buton.

“Jadi pada jaman dahulu dari warga Buton tinggal di tepian laut, disana ada banyak bajak laut dan salah satunya yang paling terkenal adalah bajak laut yang memiliki mata satu yaitu Labolontio. Maka dari itu, masyarakat telah sepakat untuk bisa membangun pemukiman yang memang lebih tinggi yaitu di Benteng Keraton BUton itu,” ujar Pemandu wisata yang ada di Benteng Keraton Buton yaitu La Ode M. Adam V. seperti yang sudah dilansir dalam kompas.com pada hari Rabu, 24/08/2016.

Benteng Keraton Buton sudah dibangun dari tahun 1631 silam dan dalam proses pembangunannya melalu beberapa tahap yaitu selama 10 tahun. Bagi La de pada awalnya bahan yang dipergunakan untuk membangun bukanlah dari batu, tapi kayu nanas yang memang tahan dari serangga. Setelah itu barulah benteng terus diperbaiki serta diperbesar juga sampai saat ini sudah memiliki luas yaitu 22,8 hetar.

Luas dari Benteng Keraton Buton ini sangatlah fantastis, sampai masuk di benteng terluas di dunia yaitu dari versi MURI dan juga Guness Book of Record di tahun 2006 silam. Sampai saat iniah Benteng Keraton Buton terus berfungsi untuk pemukiman dari warga Buton.

“Fungsi dari Benteng ini adalah yang pertama yaitu tempat tinggal dan kedua sebagai penguburan,” jelas La Ode. Ada 3 golongan yang akan bermukim disana yaitu Kawumu, Malak dan Papara.

Dibenteng itu ada 12 pintu dan 16 bastion atau lekukan untuk meriam. Masing-masing Bastion dan juga pintu yang mempunyai nama sendiri. Di dalamnya juag terdapat bangunan tua dan juga sebagai situs bersejarah. Misalnya saja batu Popaua yang termasuk sebuah tempat pengambilan sumpah bagi Sulotan Buton batu, selanjutnya ada masjid Agung Keraton Buton, tiang bendera yang sudah berusai ratusan tahun dan makan dari raja terakhir Buton Sultan Murhum.

Jikan kamu ingin berkunjung disana ada waktu yang pas adalah di saat siang sampai menjelang sore. Karena dengan pemandangan yang sudah disuguhkan dari atas benteng adalah pemandangan dari Kota Bau-bau dengan hamparan yang begitu luasnya.

Be Sociable, Share!

 
2  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author