Kabar Wisata – Kitab Kuliner Warisan Soekarno “Mustika Rasa”

 

Presiden pertama Republik Indonesia adalah Bapak Ir. Soekarno teah meninggalkan sebuah warisan monument, banyak patung yang megah sampai sebuah lukisan khusus untuk kepada bangsa Indonesia. Mayoritas kita akan mengetahui dan sadardengan warisan dari Indonesia itu.

Namun, Soekarno memang meninggalkan warisan yaitu buku resep masakan musantara. Sebenarnya buku itu adalah Mustika Rasa yang telah diterbitkan di tahun 2967 silam.

“Tugas Soekarno pasca merdeka dengan mengampanyekan kesatuan di dalam bhineka. Salah satunya adalah dengan makan. Kita tak memiliki banyak kekayaan makanan namun jika tak pernah didokumentasikan dengan nasional,” jelas JJ Rizal seorang ahli sejarah yangtelah mencetuskan sebuha buku Mustika Rasa guna dirilis kembali, di acara peluncuran buku itu ada di Jakarta seperti yang dilasnir dari kompas.com pada hari Senin, 15/08/2016.

JJ Rizal telah menjelaskan bahwasannya dokumentasi dari kuliner Indonesia justru dilaksanakan pada zaman Kolonial belanda silam. Pemerintahan dari Hindia Belanda telah meluncurkan sebuah buku yang berjudul Groot Niew Volledig Oost Indisch kookbeok sebuah karya dari JMJ cantenius van der meyden diterbitkan pada tahun 1902.  Buku itu sudah merangkum sebanyak 1.300 kuliner yang ada di Hindia Belanda, dan sudah diperuntukkan guna perempuan Belanda.

Barulah Soekarno pada tahun 1964 telah mengutus sag istri Hartini  guna merangkumm sebuah buku Mustika Rasa. Dari seorang pamong praja di setiap desa, pada ahli kuliner hingga  para ahli gizi sudah dikumpulkan Soekarno guna merangkum sebuah buku Mustika Rasa. Namun, sayangnya di tahun 1965 ada sebuah gerakan Gerakan 30 SPKI.

“Buku tersebut pada akhirnya telah diterbitkan dengan tergesa-gesa di tahun 1967. Pilihanya akan diterbitkan disaat jabatan Soekarno ataupun tak sama sekali,” jelas JJ Rizal.

Dan alhasil karena tergesa-gesa bagi JJ Rizal buku itu juga belumm sempurna, tapi hal tersebut malah menjadikannya unik.

“Buku tersebut  akan tampil dengan segala keunikan zamannya, di zaman Soekarno. Soekarno memang terkenal dengan Pnca Azimat revolusi namun, tidak banyak yang mengetahui jika Soekarno memiliki mustika yaitu sebuah buku Mustika Rasa. Dari menjelang momen kemeerdekaan itulah kita memiliki warisan yang sangatlah penting dikarenakan telah menganggap ini dengan serius. Ini merupakan sebuah warisan dan juga beban bagi kita agar bisa merasa benar sudah merdeka,” akhir Rijal.

Be Sociable, Share!