Kabar Wisata – Mau Ke Via Ferrata datang Saja ke Gunung Parang

 

Sampai saat ini ada sebuah gunung yang memiliki via ferrata. Itulah gunung Parang yang terledak di kabupaten Purwakarta merupakan satu-satunya gunung yang ada di Indoneisa yang punya via ferrata. Hal itu adalah sebuah teknik memanjat yaitu dengan mendaki tangga besinya yang sudah di tanam di sepanjang dinidng pada tebing gunung tersebut.

“Sejak adanya via ferrata ini, Gunung Parang memang menjadi salah satu tempat untuk berpetualang yang tidak hanya petualang,”jelas Dhani Daelami selaku penggagas dari Badega gunung Parang saat ditemui di kawasan Gunung Parang, seperti yang sduah dilansir dari kompas.com pada hari Rabu, 17/08/2016.

Maksud kata dari bukan petualang adalah disaat panjat tebing tidak lagi merupakan salah satu wisata ekstrem, namun sebagai rekreasi. Hal ini dikarenakan via ferrata dapat dilakukan bagi sapa saja dan tanpa memandang usia.

Badega Gunung Parang sendiri adalah komunitas sekaligus sebagai perator dari wisata berbasis local yang siap melayani para pendakian via ferrata. Selain itu, Badega gunung parang memiiki operator dari wisata skywalker yang bisa melayani pendakian dari via ferrata yaitu disisi tebing lainnya.

Tak sulit juga untuk mencapai Gunung Parang jaika kamu bernagkat dari Jakarta maka mampir ke Purwakarta yaitu lewat tol Cipularang kemudian keluar dari pintu to jalur Jatiluhur. Kemudian arahkan kendaraan kamu menuju Plered.

Dari jalan utama ke Pleret ada 2 jalur alternative untuk menuju gunung parang. Yaitu untuk jalur yang pertama adalah lewat Cilalawi yaitu dengan jalan yang mulus tapi sepi. Jika jalur kedua adalah lewat pasar Plered jaraknya yang lebih dekat tapi memang cukup ramai karena daerah perkampungan.

Waktu yang kamu butuhkan agar bisa tiba di Gunung Parang adalah 2 jam jika lewat Cilalawi dan 1 jam jika lewat Pasar Pleret sampai di kampong Cihuni atau nama lainnya kampong Cirangkong. Jika kamu menggunakan transportasi umum maka kamu bisa naik bus ke Purwakarta dan kemudian turun di pintu dari tol Jatiluhur. Kemudian naiklah angkutan umum dari jurusan Purwakarta ke Pleret dengan warna hijau dan turun tepat di Pasar Pleret.

Dari pasar kamu dapat naik angkutan sejenis omprengan dengan ongkos hanya 12.000 per orang. Jika datang sore atau di malam hari maka kamu bisa menywa ojek dengan harga kira-kira 30.000 sampai 40.000.

Be Sociable, Share!

 
6  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author