Kabar Wisata – Menikmati Indahnya Pantai Koguna

 

Tidak terhitung bagaimana pose yang telah dieragakan Adnan usia 34 tahun, begitu dia memijakkan kakinya pada hamparan pasir putih dari pantai yang begitu halus. Dnegan menatap jauh ke hutan, bisa terlentang di butiran pasirdan juga berlutut dengan ke-2 tangan yang diangkat.

Bersama dengan ke-5 temannya dia tidak mau gaya luput dari foto kamera yang berada di tengah keindahan pantai Koguna yang berada di Kabupaten Buton, Sulteng. Terlihat berpose bahagia, Adnan kemudian berlari menuju laut. Dia berendam sebentar kemudian menuju daratan lagi. Pria yang memiliki rambut panjang itu  telah mengambil ancang-ancang dengan berlari. Pada garis batas hempasan butir air laut dari kedua kakinya telah menekan butiran pasirnya.

Pada sisi utara pada hamparan di pasir putih, ke-5 temannya masih saja terus yang mengeluarkan gaya terbaik guna diabadikan dengan menggunakan kamera HP. Kadang-kadang mereka juga saling rebut dikarenakan jepretan tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Pantai Koguna ini memiliki jarak 90 km yaitu dari baubau salah satu kota paling besar di Pulau Buton. Hamparan dair pasir putih, laut yang dangkkal, deburan ombaknya, angin yang sepori-sepoi dan juga balutan angin yang juga dihiasi gumpalan awan menjadi rona khas yang juga menambah keindahan alam dan keriangan Adnan bersama dengan teman-temannya.

Pantai Koguna ini berada di desa Mopaanu yaitu ada di Kecamatan lasalimu selatan, Kab.Buton. salah satu destinasi wisata ini berjarak 40 km dari pasarwajo yaitu ibu kota kab. Buton. Pantai Koguna ini bagian dari perairan yang berada Laut banda. Sejauh mata memandang di arah barat, yaitu lautan luas yang begitu membentang. Terlihat begitu samar-samar dari pulau yang adadi Kab. Wakatobi, Sultra.

Dari akses menuju objek wisata ini bermula ada di Desa Ambuau yaitu Kecamatan Lasalimu selatan yaitu dengan kondisi jalan yang memiliki Aspal  yang mulus. Disaat dekat Desa Mpaanu ada kiri dan juga kanan  jalan terdapat pepohonan mete akan menjadi pemandangan umum. Dikarenakan musim panen memang belum tiba, jadi yang terlihat hanyalah hijau dedaunan dari pohon mete. Biasanya memang musim panennya pada bulan September.

Hamparan pasir putihnya ini telah menjulur di dalam laut yang menambah takjubnya di pantai Koguna. Daripandangan mata bsia menembus sampai di dasar laut yaitu jarak 30 m yaitu dari garis pantai. Dari kedalaman laut yaitu rata-rata yang tidak lebih 50 m. dari gelombang bsia membuat air laut menjadi terlihat seperti genangan jernis yaitu tanpa riak yang berarti.

Be Sociable, Share!