Kabar Wisata – Pulau Capri di Italia Akan Meledak Karena Banyaknya Turis

 

Italia telah dianggap wisatawan yaitu sebagai negara Eropa yang begitu aman untuk bisa dikunjungi. Negara itu memang akan steril dari sebuah ancaman teror. Selain dari kota besar misalnya di Milan, Pisa sampai Roma, dari destinasi wisata yang ada di Italia pun telah merujuk Pulau Capri.

Pulau itulah yang akan menjadi sebuah lokasi untuk berlibur favorit oleh para pelancong yaitu dengan standar kemewahan. Dari berbagai resor Indah telah ditawarkan untuk para wisatawan dengan kantong yang tebal.

Ada salah satu objek wisata yang begitu terkenal merupakan Blue Grotto yaitu sebuah gua yang ada di bawah laut yang telah emancarkan warna biru disaat diterpa sinar matahari. Ternyata keindahan dari pulau ini dapat terancam. Walikota Capri yang bernama Giovanni De martino sudah mengeluarkan sebuah peringatakn bahwasannya di masa depan pulau ini dapat terancam.

“Ada sebuah risiko Capri dapat meledak. Kamu tak dapat menempatkan 1,5 liter air di botol dengan kapasitas 1 liter. Kami telah mempersilahkan kepada turis untuk bisa berkunjung, namun 2 juta di dalam setahun terlalu banyak,” jelas Giovanni yang sudah dilansir dalam cnnIndonesia.com pada hari Kami, 06/07/2017.

Pulau Capri inilah setidaknya telah menerima kunjungan turis kurang lebih ada 15 ribu orang di setiap harinya. Selama puncak di masa liburan musim panas. Memang biasnaya para wisatawan telah memanfaatkan sebuah paket wisata yaitu dengan kapal pesiar.

Ada 80% wisatwan yang berasal dari Neples dan juga Sorrento, 2 kota yang berasal dari Italia yang memang lebih kecil daripada di Roma dan juga Milan.

Capri telah mempunyai kebijakan bahwasannya haruslah ada jeda 10 menit diantara kedatangan setiap kapal feri menuju pelabuhan Marina Grande. Tapi, walikota telah mengklaim sebuah perusahaan kapal feri tak mematuhi peraturan tersebut.

“Kedatangan kapal yang terlalu terkonsentrasi dan juga menciptakan ketegangan dan juga gangguan bagi para warga lokal dan juga wisatawan. Kami akan meminta kepaada perusahaan kappa feri agar bisa lebih memperluas kedatangan mereka. Dari sejauh ini mereka tak melakukan apapun yang terkait dengan hal tersebut ataupun juga memperbaiki situasi,”jelasnya.

Giovanni telah mengatakan bahwa pihaknya tak ingin membatasi kedatangan turis. Dia pun merasa enggan bicara mengenai angka pasti dari jumlah para wisatawan yang telah diperbolehkan untuk mengunjungi pulau di setiap harinya.

“Namun, kami sangat ingin orang bisa datang di dalam jumlah yang gila-gilaan,” jelasnya.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author