Kabar Wisata – Wisata via Ferrata di Gunung Parang yang telah Mendunia

 

Purwakarta tidak hanya memiliki Sate Maranggi, namun juga mempunyai Gunung Parang. Apabila bernyali, maka cobalah untuk wisata via ferrata yang mencapai ketinggian 900 meter.

Selain telah menjadi daerah industri, ternyata Kabupaten Purwakarta juga tumbuh menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi wisata hingga kelas dunia. Salah satu potensi wisata yang mereka andalkan ialah Gunung Parang yang berada di Kecamatan Tegalwaru. Salah satu wisata ektrim tersebut, diklaim sebagai yang tertinggi di kawasan Asia.

Tentu berbeda dengan gunung secara umumnya, Gunung Parang adalah gunung batu yang menjulang tinggi keatas sampai ketinggian kurang lebih hingga 1.000 meter. Guna menaklukkannya, maka para pengunjung pun mencobanya dengan sejumlah cara, bisa dengan cara rock climbing samapi via ferrata.

Mulyana selaku Ketua Badega Parang Cirangkong telah mengungapkan bahwa semenjak dirinya lahir, wisata Gunung Parang telah menjadi salah satu tempat untuk pendakian. Tetapi baru sekitar pada tahun 2002, wisata itu telah dikelola secara baik dari para warga.

“Salah satunya dengan menaiki gunung via ferrata. Sehingga naik gung dengan menggunakan tangga,” ungkap Mulyana.

Via ferrata yang ada di Gunung Parang, terdapat dalam sejumlah tingkatan. Mulai 100 meter, 300 meter, lalu 400 meter, 500 meter hingga yang paling tinggi ada 900 meter. Di setiap ketinggian, memiliki harga penawaran yang berbeda. Harga mulai Rp 65 ribu sampai dengan Rp 625 ribu.

Tak ada persyaratan khusus untuk bisa menaiki gunung tersebut. Para pengunjung hanya perlu untuk mengisi biodata serta formulir kesanggupan sebelum memutuskan untuk naik menuju atas gunung. Mengenai keamanan, pihak operator sudaj mempersiapkan beragam peralatan serta pemandu yang siap untuk membimbing mulai naik sampai dengan turun gunung.

“Semakin tinggi kita naik, maka pemandangannya pun akan semakin indah. Namun normalnya, sampai dengan ketinggian 900 meter. Untuk naik butuh tiga jam dan waktu turun juga tiga jam, sehingga totalnya 6 jam,” imbuhnya.

Mulyana juga mengungkapkan bila via ferrata pada Gunung Parang, merupakan yang tertinggi di kawasan Asia. Gunung tersebut telah diklaim lebih tinggi serta lebih ekstrim dari para pesainginya, salah satunya yang ada di Kinabalu Park, Malaysia. Di Kinabalu, ketinggiannya hanya mencapai 700 meter.

“Dulu memang kebanyakan dari wisatawan local, namun sekarang sudah banyak wisatawan yang berasal dari luar negeri. Mulai yang masih amatir sampai dengan yang sudah professional,” pungkasnya..

Be Sociable, Share!