Kakek di Jakut Ditangkap Polisi Karena Cabuli Cucu 7 Tahun Hingga Tewas

Kakek di Jakut Ditangkap Polisi Karena Cabuli Cucu 7 Tahun Hingga Tewas – Seorang kakek yang berinisial TS (54) telah ditangkap oleh pihak polisi karena telah mencabuli cucunya sendiri yang berinisial KO yang masih berusia 7 tahun. Korban telah dicabuli oleh pelaku hingga sampai meninggal dunia.

Kapolresta Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan dalam jumpa pers yang berada di Polres Metro Jakarta Utara, pada hari Senin (5/4/2021) menjelaskan bahwa kasus perbuatan cabul terhadap anak dan kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga. Hari tanggal, kejadian sekitar bulan Maret saat jam 9 pagi. TKP yang berada di kamar madi di daerah Pademangan Timur, Jakut. Tersangka TS yang berusia 54 tahun, korban KO yang masih berusia 7 tahun 5 bulan. Korban saat ini dalam keadaan meniggal dunia.

Kasus ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban setelah korban meninggal dunia. Sebelum meninggal, korban pernah mengadukan perbuatan pelaku kepada ibu korban.

Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan bahwa pada hari Senin, tanggal 22 Maret 2021, sekitar jam 9 pagi, karena korban merasa kesakitan kemudian bercerita kepada ibu kandung korban bahwa kemaluannya sakit karena sering dicolok oleh pelaku.

Kemudian korban dibawa oleh ibunya ke rumah sakit karena kejang kejang. Seminggu kemudian korban telah meninggal dunia.

Kombes Guruh Arif Darmawan menambahkan bahwa setelah dilakukan perawatan, pada hari Selasa, tanggal 30 Maret 2021, jam 04.30 WIB, korban telah meninggal dunia.

Pihak rumah sakit, yang telah menemukan kejanggalan dalam kematian korban tersebut, kemudian menghubungi pihak polisi. Selanjutnya, pihak polisi melakukan penyelidikan dan telah menangkap pelaku.

Dari keterangan sementara ini, yang diperoleh informasi bahwa KO telah meninggal dunia karena mengalami infeksi di bagian kemaluannya. Infeksi tersebut akibat dari pencabulan yang telah dilakukan oleh TS.

TS telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Pihak polisi menyebut masih akan mendalami kasus ini.

Atas perbuatannya, TS akan dijerat dengan Pasal 82 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentan Perlindungan Anak dan Pasal 46 tentang KDRT dan diancam dengan hukuman selama 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *