Kasus Doping Yang Pertama Dalam Olahraga Olimpiade London 2012 Cabang Angkat Besi

Dalam Olahraga dunia Olimpiade 2012 di London di cabang angkat Besi terdapat salah 1 atlet yang di didiskualifikasikan dari grupnya di cabang tersebut, sebab di ketahui adanya kasus doping yang melibatkan Lifter Albania, Hysen Pulaku, dia adalah atlet pertama yang di ketahui memakai obat-obat terlarang tersebut.

Pulaka harus menerima kemaluan ini dan Pulaka seharusnya bertanding masuk dalam kelas 77 kg, namun didiskualifikasi oleh Komite Olimpiade International (IOC) pada sabtu lalu, 28 Agustus 2012. Hasil yang di terima dan hasil tes doping ini akhirnya di dapatkan pada 23 Juli 2012, dan tak bisa mengelak lagi Pulaka di nyatakan bahwa positif urinenya mengandung zat streroid atau positif mengandung stanozolol, dan tidak bisa lolos lage pada test urine kedua pun Pulaka tidak lolos juga dari hasil test dopingnya.

Pulaka dan Sami mengaku tidak tahu bagaimanakah zat stanozolol ini dapat masuk dalam tubuh mereka, dan Sami yang sebagai pelatih dan Pulaka tidak akan mengajukan banding apapun terhadap putusan yang di berikan IOC ini.

Saya juga berharap hal ini tidak terjadi lagi bagi atlet-atlet yang berusaha curang dan ini adalah hal yang paling menyedihkan. Akan di adakan tes doping besar-besaran di sekitar 5000 cabang dan peraih medali akan di tes doping juga, di ungkapkan oleh Mark Adams. Olimpiade 2012 London ini harusnya menjadi aksi yang di nantikan oleh Pulaka, dan Zat doping stanozolol ini juga terdapat pada atlet yang di gunakan dalam cabang lompat tinggi bernama Dimitris Chondrokoukis. Atlet yang berasal dari Yunani ini akhirnya harus memundurkan diri dari Ajang Olahraga Dunia Olimpiade 2012 di hari Kamis, 26 Juli 2012.

 

 

About The Author

Reply