Kasus Politik Terkini – Partai Demokrat Senang Dengan Di Retasnya Situs Resmi FPI

 

Partai Demokrat yang bersama memberikan suatu penilaian kalau mereka sangat senang  dengan adanya peretasan situs yang sudah di alami oleh web Front Pembela Islam atau sering di kenal dengan sebutan FPI. Di dalam tengah-tengah maraknya suatu pemberitaan yang mengenai masalah bentrok warga yang melibatkan dari FPI dengan rakyat yang ada di Kendal, Jawa Tengah pihak dari Demokrat, Melanie Leimena yang sudah memberikan suatu perkataan kalau peretasan itu memang perlu untuk di perhatikan sebagai bentuk dari cara menolak adanya tindakan anarkis yang sudah di lakukan FPI tersebut.

“Saya rasa itu sangat bagus. Ini adalah respon yang sudah keluar dari masyarakat yang memang harus bisa di perhatikan. Saya rasa seluruh dari masyarakat memberikan suatu penolakan kepada adana suatu aksi anarkis tersebut,” ujar dari Melanie yang sudah di temui di Kompleks Parlemen, Rabu siang kemarin.

Dari wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat yang  sudah memberikan suatu aksi kecaman kepada aksi kekerasan yang sudah di lakukan banyak ormas dari manapun tempatnya yang di antaranya adalah FPI. Lebih dari itu seperti yang sudah di ungkapkan Melanie  kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang  sudah memberikan suatu pernyataan dan teguran akan aksi kekerasan dari FPI di Kendal kemarin. Yang di mana aksinya juga telah mencelakaan ibu yang sedang membonceng anaknya yang harus meninggal dunia karena tertabrak mobil anggota FPI.

“Memang semuanya itu harus bisa di pahami lagi, secara moral dan aksi ormas yang itu memang tidak bisa untuk di benarkan kembali. Akan tetapi soal dari cara untuk membubarkan ini adalah soal dari segi hukum, harus bisa di lihat adanya aturan yang baik,” ujar dari Melanie.

Seperti adanya suatu berita yang sebutkan kalai situs resmi yang sudah di miliki oleh FPI saat ini sudah tidak bisa untuk di akses dari banyak orang untuk Rabu Siang ini. Pada saat di kunjungi situs dari FPI tersebut sudah di obrak-abrik peretas. Sudah dapat di ketahui kalau peretas dari situs tersebut memang bukan dari satu orang saja.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!