Keluarga Korban Menolak Bertemu Afriyani Di Forum Televisi

  Salah satu acara di Televisi ingin mempertemukan keluarga korban dengan Afriyani Susanti ( 29 ) tahun tersebut di sebuah forum perbincangan akhirnya tidak berlangsung dengan mulus, yang ada malahan pihak si keluarga korban kecelakaan Xenia yang merenggut nyawa anaknya tersebut mencemooh salah satu rencana dari acara televisi tersebut dengan merasa sangat tertipu akan pertemuan tersebut. Keluarga Korban memang benar-benar di undang di dalam acara tersebut, namun keluarga korban tidak mengetahui sama sekali jika Afriyani juga hadir di lokasi yang memang di rencanakan pertemuannya oleh pihak televisi.

Akhirnya keluarga korban dengan sangat kecewa dan menginggalkan gedung pertemuan forum tersebut dengan tergesa-gesa dan mereka pulang sebelum acara tersebut di mulai, Unggap Kuasa Hukum dari 4 korban kecelakaan maut dari aksi Afriyani Susanti kepada Ruangkabar.com – Selasa, 31 Januari 2012

Penguasa Hukum dari keluarga korbanpun angkat bicara bahwa dengan mempertemukan tersangka dengan keluarga korban adalah satu ide buruk dan akan membuat suasana kedua belah pihak semakin buruk yang akan menjadi panas yang menimbulkan pertikaian dan memperkeruh masalah. Sebab keluarga korban masih dalam duka cita yang dalam atas kepergian buah hati mereka, dan suasana hati yang luka tersebut akan membuat sang korban malah jadi ribut dengan tersangka.

Keluarga korban Jumari ( kakak dari almarhum sang korban ) menggungkapkan alasan mengapa dia masih belum siap bertemu dengan Afriyani. Jumari harus buru-buru menginggalkan acara tersebut mengaku karena merasa terbohongi oleh acara forum yang tidak memberikan info apapun kepada dia untuk mengatur acara pertemuan ini dengan Afriyani, namun sebagian keluarga korban memang telah memaafkan Afriyani dan itu bukan berarti keluarga sang korban sampai mau bertemu dengan Afriyani. Jikalau memang Afriyani ingin minta maaf lagipun, sebaiknya jangan di forum seperti ini, mungkin sebaiknya ke rumah dan dengan cara tertutup saja, ujar jumari dan keluarga korban lainnya.

About The Author

Reply