Kepri Buka Pariwisata, Wisatawan Serbu Wisata Pantai

Kepri Buka Pariwisata, Wisatawan Serbu Wisata Pantai

Kehidupan pariwisata di Kepulauan Riau mulai bergerak setelah dibukanya untuk wisatawan nusantara (wisnus) dua bulan belakangan. Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar mengatakan, hampir semua tempat wisata di Kepulauan Riau sudah dibuka kembali untuk umum. Ia pun mengambil contoh kawasan wisata Lagoi dan pantai-pantai sudah buka kembali. “Lagoi sudah buka baik untuk lokal maupun dalam negeri. Nongsa juga sudah dibuka. Hampir semua dibuka,” kata Buralimar, Sabtu (29/8/2020).

Antusias wisatawan melonjak, pantai penuh

Ketika pariwisata dibuka kembali, diakuinya antusias wisatawan cukup tinggi. Hal ini, kata dia, terlihat dari penuhnya pantai-pantai oleh wisatawan lokal maupun nusantara. Ia mengatakan, wisatawan banyak memilik berwisata ke pantai karena ingin merasakan suasana baru setelah terkurung lebih dari 4 bulan di rumah. “Awal masa new normal, pantai-pantai itu penuh semua. Dan mereka kan sudah stay at home-nya terlalu lama kurang lebih empat bulan. Jadi antusias untuk keluar itu sangat tinggi,” terangnya.

Tak hanya pengunjung dewasa, ia mengungkapkan, kategori usia wisatawan juga didominasi oleh anak-anak. Menurutnya, anak-anak sekolah setelah belajar dari rumah setiap hari Senin sampai Jumat, akan berwisata di akhir pekan bersama keluarganya. “Mereka sering keluar Sabtu-Minggu bersama keluarga misalnya ke pantai dan outbound tempat wisata,” jelasnya.

Tak ada kapasitas kunjungan

Selama era adaptasi kebiasaan baru (AKB) dimulai, kata dia, Kepulauan Riau tidak menerapkan adanya pembatasan kapasitas kunjungan. Menurutnya, hal tersebut sudah cukup dengan adanya protokol kesehatan yang ketat dari wisatawan maupun pengelola seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Semua tempat wisata juga telah menerapkan protokol kesehatan standar new normal seperti menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk wisata. “Enggak ada kapasitas kunjungan. Hanya di Lagoi saja yang wajib menunjukkan surat keterangan rapid test non reaktif untuk wisatawan non-KTP Bintan,” imbuhnya.

Masuk Lagoi, mobil dibatasi berisi maksimal tiga orang

Meski tidak menerapkan pembatasan kapasitas kunjungan wisata di Kepulauan Riau, menurutnya, pembatasan kapasitas itu tetap ada dan lebih ketat di Lagoi. Untuk wisatawan yang datang menggunakan mobil, jelasnya, harus berisi maksimal tiga orang kapasitas. “Jadi kalau misalnya mobil Kijang itu kan bisa sampai 6-7 orang atau lebih. Nah pas masuk Lagoi itu diperiksa betul, harus berisi maksimal tiga orang saja,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kondisi terkini kasus Covid-19 di Kepri mulai merangkak naik kembali di bulan Agustus. Oleh karena itu, beberapa tempat wisata mulai menerapkan protokol yang lebih ketat seperti salah satunya membatasi kapasitas penumpang di mobil. “Kemarin sudah cukup mereda di bulan Juli, tapi naik lagi pas Agustus ini,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *