Kisah Kesehatan – Inilah Bentuk Keanehan Anak Dari Anak Pencandu Alkohol

 

Seorang perempuan yang bernama Karli Mitchell adalah anak kedua dari lima bersaudara, telah tinggal bersama dengan sang ibu dan ayah tirinya. Dirinya yang di saat ini masih bermain boneka dan simpan beberapa koleksi stiker Hello Kitty. Jika memang dari Karli Mitchell masih anak-anak bisa saja itu di anggap normal-normal saja. Akan tetapi pada saat ini usianya yang sudah 43 tahun, terlihat mentalnya yang masih seperti anak seumuran bersekolah SD. Masih kekanak-kanakan.

Pada saat dirinya berusia 16 tahun, dengan ketidak normalan atau keabnormalan perkembangan mentalnya, Karli sudah di diagnosa mendapatkan sindrom alkohol fetal atau sindrom keterbelakangan mental yang sudah disebabkan karena adanya alkohol didalam janinnya. Apakah berada di usianya yang masih muda, apakah Karli mencandu alkohol. Tidaklah, hanya ibunya yang telah mencandu adanya alkohol di saat masih mengandung Karli berada di dalam kandungan.

Seperti yang sudah di kabarkan di dalam laman media Washington Post, ibu Karli yang di ketahui bernama Kathy menjelaskan kalau dirinya kalau dalam keadaan buruk dalam masalah kecanduan alkohol.

“Saya percaya, kalau saya akan bisa menjadi seperti orang yang lebih buruk lagi nantinya, jika memang tidak memberikan bentuk jadi keburukan akan kecanduan alkohol kepada orang lain. Jika memang saya tidak berusaha untuk mencegah anak-anak lain mengalami maalah yang sama seperti yang di alami oleh Karli,” tambahnya.

Bisa di ketahui kalau sindrom alkohol fetal janin ini dahulunya sudah ada semenjak pada tahun 1973 silam, dimana pada saat itu di saat kelahiran dari Karli lagi.

Setelah melahirkan Karli, sang ibunya Kathy bukannya untuk membaik dalam menegak alkohol, namun dirinya semakin parah lagi. Dirinya mulai untuk kecanduan seperti herion. Kathy sendiri tidak sadar kalau anaknya mengalami suatu keterlambatan dalam perkembangan mental sampai pada akhirnya Karli duduk berada di SMP.

Pada saat itu, Karli tidak bisa membaca jam, naik sepeda bahkan tidak bisa melakukan beberapa hal yang lainnya yang mudah di lakukan oleh beberapa teman yang seumurannya.

Be Sociable, Share!