Kisah Unik Dunia – Beli Mobil Pake Uang Coin seberat 300 Kg

Sebuah kegigihan dari seseorang yang sangat menginginkan untuk bisa membeli mobil sampai-sampai dirinya rela mengumpulkan uang receh atau koin untuk bisa mendapatkan mobil tersebut. Ini menjadi contoh yang baik kita karena kita selalu tidak memperhatikan uang receh dan koin, karena orang pria ini mengumpulkan demi mewujudkan mimpi tersebut.

Membeli mobil dengan uang koin dengan berat 300 Kg hasil dari kegigihannya untuk mengumpulkan dalam setiap waktunya. Dan akhirnya dirinya bisa mendapatkan mobil tersebut, dan merasa sangat bangga apa yang telah dia harapkan sudah terwujud.

Orang ini berasal dari negara China, dirinya bekerja sebagai seorang pebisnis yang bergerak dalam bahan-bahan kue ini terbilang memang aneh, tapi ini merupakan suatu wujud semangat tinggi yang perlu di teladani. Seorang pria ini bernama Wang, mengenai umur belum jelas yang saat ini di ketahui dirinya masih belum menikah. Wang tersebut pergi ke dealer mobil dan membawa uang koin yang berjumlah 60.000 yuan atau bisa di kurskan menjadi sekitar 9,132 USD untuk dipakai membayar mobil

Anehnya bukan menggunakan chek atau uang kertas, dia membawa beberapa karung uang coin recehan.Wang, menggunakan sebuah mobil van untuk mengangkut tujuh karung koin, yang dia kumpulkan dari bisnisnya menjual tepung untuk toko kue dan mie. Menurut Wang, dia bisa mengumpulkan uang coin sekitar 10.000 yuan uang setiap bulan nya. Dan uang coin yang diangkutnya seberat 300 Kg.

Pihak Dealer mobil mengaku mengalami kesulitan menemukan bank yang mau menerima pembayaran yang unik ini, karena kesulitan penghitungannya. Kerena jumlahnya sangat banyak, jika memang tidak di hitung dengan jeli dan sabar maka akan membutuhkan waktu lama. Anda pasti bisa lihat di gambar beberapa banyak uang koin tersebut. Apakah anda mau membantu menghitungnya sebanyak itu.

Hanya satu bank setuju untuk menerima hanya 15.000 yuan dari uang coin milik Wang dan mulai menghitungnya. Dan akhirnya dirinya bisa mendapatkan mobil impian tersebut. Sungguh perjuangan abadi dari Wang ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About The Author

Reply