KMP Bili Terbalik Saat Hendak Bersandar di Dermaga Parigi Piai, 18 Orang Terluka

KMP Bili Terbalik Saat Hendak Bersandar di Dermaga Parigi Piai, 18 Orang Terluka – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili tiba-tiba terbalik di perairan Kalimantan Barat (Kalbar). Akibat peristiwa itu, beberapa penumpang dan anak buah kapal (ABK) mengalami luka-luka.

Kepala KSOP Kelas IV Sintete, Yuli Indrawanto, dalam keterangannya Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut, Wisnu Wardana, pada Sabtu (20/2/2021) mengatakan hingga sejauh ini, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa KMP Bili yang terbalik itu, hanya saja ada 18 orang yang mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

Peristiwa kapal terbalik itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang. Kejadian itu bermula ketika KMP Bili akan menyeberangi Sungai Sambar Besar yang berjarak sekitar 800 meter dari Tebas menuju ke Parigi Piai.

Akan tetapi ketika akan bersandar di Dermaga Parigi Piai, kapal tersebut tiba-tiba terbalik. Di dalam kapal itu terdapat 72 orang penumpang, 15 ABK, 2 unit mobil, 11 unit truk sedang, dan 40 unit sepeda motor yang juga turut tercebur ke dalam laut.

Yuli mengatakan telah terjadi peristiwa kapal terbalik sekitar pukul 14.00 WIB. KSOP Sintete mendapatkan kabar dari nakhoda kapal bahwa kapalnya terbalik. Kapal yang terbalik itu adalah penyeberangan KMP Bili dengan operator PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Setelah mendapat kabar tersebut, petugas gabungan secara bersama-sama datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban dan barang-barang yang tercebur ke dalam laut. Hingga sejauh ini, tim SAR gabungan masih meminta keterangan dari nakhoda kapal atas insiden kapal terbalik itu.

Yuli menuturkan saat ini kami masih melakukan tahap pemeriksaan awal terhadap nakhoda kapal dan petugas darat dari PT ASDP guna mengetahui kronologi pasti dari kejadian itu dan mencari data-data para korban, lalu meminta kepada pihak ASDP untuk menambah tali kapal supaya kapal tersebut tidak bergerak di bawah arus agar kita mudah untuk mengevakuasinya.

Yuli mengatakan hingga sejauh ini, tercatat ada 18 orang yang mengalami luka-luka ringan akibat peristiwa itu. Saat ini, semua korban luka sudah dibawa ke puskesma terdekat untuk mendapat perawatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *