Koran Sepak Bola – Milan Genggam Kemenangan di Leg Pertama D

 

AC Milan berhasil selangkah lebih maju untuk menatap babak perempat final usai mengalahkan Barcelona 2-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2012/2013. Milan untuk sementara unggul agregat dua gol, sementara Los Cules memiliki tugas berat saat menjamu Milan di Camp Nou nanti.

Hingga pertandingan babak pertama selesai, tidak ada gol yang tercipta di kandang Milan, San Siro, Kamis (21/2). Akan tetapi, kedudukan pun berubah usai jeda. Tim tuan rumah berhasil memastikan kemenangan di leg pertama lewat dua gol yang dilesakkan oleh Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari.

Massimiliano Allegri memainkan Pazzini bersama El Sharaawy dan Boateng di lini depan sebagai starter. Montolivo dimainkan di tengah dengan sokongan dari Ambrosini serta Muntari.

Sementara itu, Roura lebih memilih Pique dan Puyol untuk berada di lini pertahanan Barca. Xavi yang juga sudah diperbolehkan bermain setelah mengalami cedera, diturunkan untuk mengatur ritme permainan Los Cules. Pedro menjadi pilihan menyingkirkan Alexis Sanchez sejak menit awal dan membantu barisan depan bersama Lionel Messi dan Andres Iniesta.

Di babak pertama, barisan tengah Rossoneri ternyata tidak cukup mampu membendung serangan-serangan gelandang Barca di babak pertama. Xavi cs memang berhasil menguasai possession, akan tetapi Rossonerri mampu membendung segala ancaman yang datang dan beberapa kali menyerang balik. Sayang, skor kacamata bertahan hingga waktu turun minum.

Kebuntuan pun akhirnya terhenti usai laga di babak kedua berjalan 11 menit. Sepakan keras Montolivo mengenai Zapata di ujung area dan bola pun jatuh tepat di hadapan Boateng yang dengan mudah menyarangkan bola ke gawang yang dikawal oleh Victor Valdes. Para pemain tim tamu mengklaim bahwa gol itu tidak sah karena terkena tangan dari Zapta sebelum jatuh ke kaki Boateng, namun wasit tidak menggubrisnya.

Roura pun menurunkan Alexis dan menggantikan Fabregas demi menambah daya serang Barcelona. Sementara di 15 menit akhir, Allegr menggantikan Pazzini dengan Niang.

Di menit ke-81, tim tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan. Niang mengirimkan umpan pada El Shaarawy dan mengirimkannya ke arah Muntari yang bergerak dari sisi kiri dan langsung menceploskan ke gawang Valdes. Skor 2-0 untuk Milan.

Barcelona berusaha mengejar namun skor tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan tersebut bisa dibilang menjadi kesuksesan besar bagi tim tuan rumah. Barcelona jelas lebih unggul dalam penguasaan bola, namun Milan lah yang lebih mampu menciptakan berbagai ancaman. Tiga shot on target mereka menghasilkan dua gol yang memastikan kemenangan mereka. Sementara Barcelona hanya berhasil melakukan satu shot on target lewat Xavi.

Sungguh hasil yang cukup mengejutkan. Walaupun bermain di kandang Milan, jelas saja Barcelona jauh lebih diunggulkan. Blaugrana bahkan dianggap sebagai favorit di kompetisi ini.

Barcelona sendiri maju ke fase knockout sebagai juara di Grup G, sementara Milan hanya berhasil finish di posisi runner up grup C.

Rossoneri sendiri padahal selalu berhasil dikalahkan oleh Blaugrana di dua fase knock out terakhir di babak liga Champions, yaitu pada babak semifinal 2005/2006 dan babak perempat final lalu.

Barcelona pun memiliki tugas besar di leg kedua nanti. Untuk sementara,Milan boleh berleha-leha karena unggul agregat dua gol. Tentunya menjadi modal yang sangat penting saat bertandang ke Camp Nou pada 13 Maret nanti.

 

Koran Sepak Bola

Be Sociable, Share!