Liputan Bola – Manchester City Harus Rela Ditahan Juru Kunci

Manchester City harus rela meraih satu poin saja karena ditahan oleh sang juru kunci, QPR. Bermain di kandang tim tuan rumah, juara bertahan gagal membawa pulang poin sempurna untuk menjaga jarak poin dalam perburuan gelar English Premier League.

Pada pertandingan ke-24 Premier League, sebenarnya The Citizens jauh lebih diunggulkan. Laga yang dilangsungkan di hadapan publik Loftus Road, Rabu (30/1), membuat Manchester City tampil garang. Bahkan, skuad arahan Roberto Mancini itu mampu menguasai bola hingga angka 69%. Tentu saja dengan angka tersebut harusnya City bisa meraih poin penuh untuk bisa terus membayangi Manchester United yang kian nyaman berada di puncak klasemen sementara.

Akan tetapi, sepertinya pasukan Harry Redknapp tidak ingin masuk ke zona degradasi sehingga mereka melakukan perlawanan yang sengit dan membentuk pertahanan yang solid dan rapi untuk menggagalkan sejumlah peluang yang dimiliki oleh Edin Dzeko cs.

Saat ini, City sudah mengumpulkan 52 poin dan berada di peringkat runner-up klasemen sementara dan berpotensi tertinggal tujuh angka jika sang rival sekota, Manchester United berhasil menang saat melawan Southampton (31/1), sementara QPR masih tetap bertahan di dasar klasemen dengan raihan 16 poin.

The Citizens mungkin bisa dikatakan sulit menerima hasil imbang tersebut. pasalnya, selain unggul possession, mereka juga berhasil menciptakan banyak peluang. Sepanjang laga, City berhasil melesakkan 17 tembakan dengan 4 di antaranya tepat pada sasaran. Sementara QPR hanya mampu melepaskan 6 kali tembakan dan Cuma 1 yang on target.

Barisan belakang City, yang salah satunya dihuni oleh gelandang Javi Garcia untuk menggantikan Vincent Kompanyu, Kolo Toure serta Micah Richards memang tidak terlalu bekerja keras karena jarang mendapatkan serangan dari tim tuan rumah.

Sementara tim tuan rumah justru malah diserang habis-habisan. Sergio Aguero, David Silva serta pemain pengganti Edin Dzeko tercatat melesakkan total 11 tembakan, tapi hanya 2 on target dari Silva, dan itu dapat ditepis oleh Julio Cesar yang berada di bawah mistar gawang.

Lini pertahana QPR yang digalang Ryan Nelsan pantas mendapatkan pujian karena kecermatan mereka dalam membendung serangan demi serangan yang dilakukan oleh City. Berdasarkan statistic Opta, Nelsen mencatatkan diri sebagai pemain dengan performa terbaik dalam pertandingan tersebut.

 

liputan sepak bola online

About The Author

Reply