London Olympic Games 2012 – Gadis Emas Asal Belanda Dari Jawa

 
London Olympic Games 2012 – Ranomi Kromowidjojo sudah mewujudkan impiannya untuk bisa menjajarkan diri dengan dua perenang idolanya sebagai perenang dari Belanda peraih emas pada Olimpiade.Tidak tanggung, Ranomi langsung meraih impiannya pada nomor yang dianggap paling bergengsi yakni 100 meter gaya bebas. Ini juga merupakan emas kedua buat negara Kincir Angin setelah pertama sempat diraih oleh atlet dari cabang balap sepeda yakni Marianne Vos. Ranomi sendiri sejak kecil sangat mengidolakan perenang putra yakni Pieter van den Hoogenband dan Inge de Bruijn yang sempat pernah meraih 15 medali pada Olimpiade Sydney 2000 dan Athens 2004.

Ia bertemu juga berlatih bersama Van den Hoogenband pada perkumpulan renang miliknya di Eindhoven bersama rekannya yakni Marleen Veldhuis, Femke Heemskerk serta Inge Dekker. Bersama rekannya tersebut, Ranomi sempat meraih perak 4×100 meter estafet pada gaya bebas. Ranomi sendiri kini ditangani Jacco Verhaeren, sang pelatih bertangan dingin yang juga sempat pernah dalam menangani de Bruijn dan van den Hoogenband.

Ranomi sendiri memiliki nama yang berbau dengan nama Jawa yang berasal dari kakeknya, Kromowidjojo. Kakeknya sendiri merupakan seorang pekerja kontrak dari jawa yang sempat berimigrasi ke Suriname. Ia kemudian menetan dan berkeluarga di tempat yang ia tinggal tersebut. Ayah dari Ranomi sendiri kemudian pindah ke Belanda kemudian menikah serta memiliki anak yaitu Ranomi.

Pada nomor 100 meter gaya bebas, Ranomi menyentuh dinding nomor empat saat balik. Namun pada saat finis ia mencatatkan waktu selama 53,00 detik yang merupakan rekor terbaru pada Olimpiade.

“Suatu lomba yang sangat berjalan hebat. Namun, aku tidak puas dengan catatan waktu tersebut,” ujar Ranomi yang memiliki catatan waktu terbaik pada musim ini yakni 52,75 detik.

“Meskipun begitu, medali emas adalah medali emas dan aku senang bisa mencari serta mendapatkan medali emas tersebut untuk negara aku,” tegasnya.

Be Sociable, Share!