Love and Relationship – Saat Hubungan Tak Mendapat Restu dari Orang Tua

Menurut anda, kekasih yang anda miliki adalah pria idaman yang cocok untuk mendampingi anda. Akan tetapi, terkadang keinginan anda untuk menjadikannya sebagai pasangan seumur hidup ternyata tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan oleh orangutan anda. Dalam adat tertentu, restu dari orangtua menjadi modal penting bagi seseorang menjalani hubungan. Ketika orangtua anda tidak menyetujui hubungan yang anda jalani memang menjadi sebuah dilema yang luar biasa. Pasalnya, orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan seorang anak. Jika anda disuruh untuk memilih antara orangtua anda atau kekasih anda, tentunya anda akan merasa sangat bingung.

Dalam kondisi seperti inilah, anda perlu menjadi jembatan antara orangtua anda dengan kekasih anda. Caranya adalah:
1. Tenang
Tenang menjadi salah satu sikap terpenting agar seseorang tidak dikendalikan oleh emosi. Akan tetapi, anda perlu mempelajari siatusi dengan kepala dingin sehingga tidak akan berbuat ceroboh. Cari tahulah apa yang tidak disukai oleh orangtua anda dari kekasih anda
2. Komunikasi
Setiap orang memang memiliki cara pandang yang berbeda-beda. Untuk itulah, komunikasi menjadi hal penting berikutnya. Komunikasi sangatlah penting sehingga akan menghindari kita dari kesalahpahaman. Anda perlu menciptakan suasana yang tenang dan kemudian ajaklah orangtua anda berbicara dua mata. Tanyakanlah apa pendapat mereka dan pikirkanlah secara matang-matang sebelum mengambil keputusan
3. Berikan pengertian
Jika anda tetap ingin menjalin hubungan dengan kekasih anda, anda perlu memberikan pengertian kepada orangtua anda. Cobalah buat mereka mengerti bahwa anda sudah berusaha untuk memahami dan menghargai perhatian yang mereka berikan. Akan tetapi, anda juga perlu memberitahukan bahwa anda memiliki zona pribadi di mana anda yang memiliki kuasa penuh mengaturnya
4. Jaga sikap
Jagalah sikap anda. Ini penting apalagi jika orangtua anda masih tidak menyetujui hubungan anda dengan kekasih anda. Usahakanlah anda pulang tidak terlalu malam setelah berkencan. Sebaiknya, anda dan kekasih anda saling menjagaa sikap. Ketika dia bermain di rumah anda, pastikan untuk tidak berlama-lama. Jangan sampai orangtua anda menegur dan memintanya untuk pulang.
5. ‘Promosikan’ Dia
Coba untuk mempromosikannya. Anda bisa menceritakan kebaikan-kebaikan yang dia lakukan, asal jangan terlalu melebih-lebihkan. Misalnya, anda bisa menceritakan sikapnya yang baik, jujur dan sayang dengan keluarga. Bahkan, anda bisa menceritakan pekerjaannya jika memang pekerjaannya bagus.
6. Carilah Waktu Untuk Mempertemukan Dia dengan Orangtua Anda
Anda perlu mempertemukan kekasih anda dengan orangtua anda demi membuktikan anggapan salah orangtua anda pada kekasih anda. Mintalah pasangan anda untuk berpenampilan rapi dan pintar-pintar untuk menjaga sikap. Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam, cukup satu atau dua jam saja sepertinya sudah sangat cukup untuk menunjukkan Dia adalah kekasih yang pas untuk anda kepada orangtua anda.
7. Intropeksi diri
Jika anda telah melakukan banyak hal, tapi orangtua anda tetap kekeh melarang anda untuk berhubungan dengan kekasih anda, janganlah langsung marah dan kesal. Ada baiknya anda tidak bertemu dengan dia terlebih dahulu. Kemudian, gunakan waktu tersebut untuk mengintropeksi diri, apakah memang ada yang salah dalam hubungan anda?
8. Menerima saran dengan bijak
Jika orangtua memberikan saran bahwa ada yang kurang dalam hubungan anda, ada baiknya jika anda minta saran kepada mereka. Anda bisa bertanya kriteria apa yang kira-kira pas untuk anda. Jika memang kekasih anda jauh dari kriteria yang dinilai orangtua anda pas, maka anda perlu menghadapinya dengan bijak. Tunjukkanlah sikap kepada orangtua anda bahwa anda sudah dewasa dan tahu apa yang terbaik untuk diri anda sendiri.

 

About The Author

Reply