Mantan Sekretaris MA Nurhadi Dengan Menantunya Menjalani Sidang Perdana

Mantan Sekretaris MA Nurhadi Dengan Menantunya Menjalani Sidang Perdana – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan gelar sidang perdana terkait kasus dugaan suap yang telah menjerat Nurhadi, mantan Sekretaris Mahkamah Agung dan juga menantunya, yakni Rezky Herbiyono dengan pembacaan dakwaan pada Kamis, 22 Oktober 2020.

Nurhadi dan juga Rezky akan diadili yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan suap dan juga gratifikasi penanganan perkara di MA.

‘’Sesuai dengan Penetapan Majelis Hakim PN Tipikor, persidangan perdana dari Terdakwa Nurhadi dan juga kawan-kawan dengan pembacaan surat dakwaan dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2020 pukul 10.00 WIB,’’ ujar Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK pada Rabu, 21 Oktober 2020.

Nurcahyono, Humas PN Jakarta Pusat Bambang menuturkan bahwa majelis hakim yang hendak menyidangkan Nurhadi yaitu, Saefudin Zuhri sebagai ketua majelis hakim dan Duta Baskara serta Sukartono yang menjadi hakim anggota.

Nurhadi dan juga Rezky didakwa melanggar ketentuan mengenai suap dan juga gratifikasi yaitu Pasal (12) A atau Pasal (11) Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan juga Pasal (12) B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Penetapan Nurhadi dan juga Rezky yang menjadi tersangka telah diumumkan KPK pada hari Senin 16 Desember 2019. Selain Nurhadi dan juga Rezky, KPK telah menetapkan Hiendra Soenjoto, Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal.

Wakil Ketua KPK 2015-2019, Saut Situmorang ketika konferensi pers telah mengatakan, bahwa Nurhadi telah diduga menerima suap dan juga gratifikasi tentang tiga perkara di pengadilan.

Tiga perkara tersebut adalah perkara perdata PT Kawasan Berikat Nusantara vs PT MIT, dan perkara sengketa lahan pada tingkat kasasi dan juga PK di MA dan juga permohonan perwalian.

‘’Secara keseluruhan NHD telah menerima janji dalam bentuk sembilan lembar cek dari PT MIT dan suap senilai Rp 46 miliar,’’ ujar Saut.

Nurhadi juga diduga telah menerima sejumlah uang senilai Rp 12,9 miliar terkait penanganan perkara sengketa tanah pada tingkat kasasi dan juga PK di MA serta permohonan perwalian dalam kurun waktu Oktober 2014 hingga Agustus 2016.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *