Home » Misteri »

Misteri Dunia – Misteri Penemuan Kota Hilang, Altantis

 

Adalah Plato, yang pertama kali mengungkapkan eksistensi Kota Altantis. Tapi benarkah kota Atlantis ada, atau hanya cerita dongeng semata? Tak sedikit orang yang menganggap Atlantis hanyalah cerita legenda yang tak jelas kepastiannya, namun sebagian lain justru bersikukuh meyakini ucapan Plato adalah benar.

Nah, dalam tulisan ini, Kota ini digambarkann memang benar-benar ada. Tak heran kalau para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu, terus memburu ‘kota yang hilang’ itu. Dokumen-dokumen kuno mengungkap tentang Atlantis yang disebutkan mengalami nasib tragis. Kota megah dan sangat maju itu, tenggelam dalam semalam akibat gempa bumi yang sangat hebat.

Adalah Edgar Cayce, seorang peramal asal AS yang mengungkap tentang Atlatis dalam prediksinya pada tahun 1923. Menurutnya, kota Atlantis berada di daerah Karibia. Kota itu memiliki peradaban yang sanat tinggi dengan teknologi yang paling modern saat itu. Hingga sudah memiliki kapal dan pesawat tempur. Namun kota itu tenggelam karena bencana dahsyat yang melenyapkan Altantis dan seisinya.

Nah, baru baru ini, tepatnya sekitar Desember 2009, Dailymail memberitakan tentang penemuan reruntuhan kota di bawah laut Karibia yang menguatkan eksistensi Atlantis. Para arkeolog yang menemukan reruntuhan kota yang diprediksi sebagai bagian kota Atlantis. Kelompok ilmuwan yang belum diketahui asalnya ini, merilis foto-foto yang disebut sebagai reruntuhan kota Atlantis.

Namun, klaim semacam ini bukan yang pertama. Pada tahun 1997, ilmuwan Rusia mengklaim telah menemukan Atlantis 100 mil dari Land’s End. Tahun 2000 juga muncul kota ‘dongeng’ itu ditemukan di lepas pantai utara Turki, tepatnya di kedalaman 300 kaki dari permukaan Laut Hitam. Diceritakan bahwa daerah itu tenggelam karena terjadinya air bah pada 5000 Sebelum Masehi.Banjir besar yang dimaksud dirumorkan seperti banjir seperti yang disebutkan dalam Kitab Perjanjian Lama.

Yang lain, pada tahun 2004 seorang arsitek Amerika Serikat yang digunakan untuk mengungkapkan sonar buatan manusia dinding satu mil jauh di dalam Laut Tengah antara Siprus dan Suriah. Lalu, tahun 2007 peneliti Swedia mengklaim reruntuhan kota kuno itu ada di Dogger Bank, Laut Utara.

 

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!