Ngaku Sebagai TNI AD, Napi Lapas Palangka Raya Tipu 70 Orang

Ngaku Sebagai TNI AD, Napi Lapas Palangka Raya Tipu 70 Orang – Seorang napi berinisial EP (26) di Lapas kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), diduga telah melakukan penipuan terhadap sekitar 70 orang. Dengan mengaku sebagai anggota TNI AD, EP telah menipu para korbannya yang ada di dalam dan luar negeri melalui akun media sosial.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri saat dikonfirmasi pada Senin (13/1/2020) mengatakan penangkapan itu dilakukan atas laporan dari dua orang perempuan yang tinggal di Kota Palangka Raya. Dari hasil penyelidikan, EP rupanya adalah seorang narapidana Lapas Kelas IIA Palangka Raya.

EP menipu para korbannya dari dalam sel tahanan hanya dengan bermodalkan sebuah ponsel. Pada tahun 2019, EP mengaku telah meretas akun media sosial milik anggota TNI AD yang bertugas di Medan, Sumatera Utara.

Pelaku mengambil semua foto dan video milik anggota TNI AD tersebut. Kemudian di upload di akun Instagram miliknya dengan nama palsu ‘BARGEMESTRI’. Entah bagaimana caranya, EP menipu korbannya hanya dengan ponsel dari dalam penjara.

Dengan bujuk rayunya, EP pun memintai uang kepada korban dengan cara di transfer. Dia berjanji akan menikahi korban namun butuh biaya untuk bisa pindah tugas ke tempat korban tinggal.

Jaladri mengatakan atas janji manis itu, para korbannya pun langsung mengirim uang kepada EP. Jika ditotal mulai pertengahan 2019 hingga Januari 2020, korbannya ada sekitar 70 orang lebih dengan total uang hasil penipuan sekitar Rp 500 juta lebih.

Jaladri menyatakan atas perbuatan EP, anggota TNI AD yang namanya dicatut juga merasa dirugikan karena sempat diperiksa oleh kesatuan tempatnya bertugas di Medan.

Selain itu, anggota TNI tersebut juga harus mengganti rugi kepada sejumlah orang yang merasa dirugikan atas perbuatan EP.

Dia menegaskan uang hasil penipuan itu kemudian dihabiskan untuk bermain judi online. Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan juga diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Berdasarkan pengakuan EP, dia menggunakan barang haram tersebut di dalam lapas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *