Obesitas Alasan Dari Berhenti Bernafas Saat Tidur

  Berat badan yang berlebih  atau yang biasanya kita sebut dengan Obesitas atau kelebihan berat badan ini sering sekali di tumpangi oleh para wabah penyakit di dalam tubuhnya. Sebab tanggapan dengan gemuk sama dengan banyak penyakit ada benarnya.

Dan dapat di buktikan  dari Obesitas tersebut akan memicu penyakit yang beresiko Obstrutuktive Sleep Apnea (OSA), yang dimana penyakit tersebut mengganggu pernapasan kita saat tidur dan akan berhenti bernafas secara tiba-tiba selama tidur (Sleep Apnea)

Dalam tubuh yang terdapat banyak timbunan lemak tersebut di ketahui menutupi tenggorokan di leher dan rongga pernapasan. Dan pada saat kita tidur lemak tersebut akan mendorong otot-otot dan  membuat dan memperbesar jaringan jalan pernapasan kita, dan efeknya akan menimbulkan resiko berhenti bernafas saat kita tidur.

Dalam hal tersebut Obesitas atau berlebihan berat badan ini bianya menyerang pada kalangan kaum Bule atau orang barat. Di sebabkan mereka selalu makan makanan yang cepat saji seperti daging stek dan gorengan dan OSA ini akan mencapai berat badan hingga ratusan kilogram.

Dalam kasus ini di peringati agar perlunya bagi kita semua untuk menjaga berat badan kita agar tidak tergolong Over Weight atau kelebihan berat badan dari yang seharusnya kita punya atau normal. Dan Obesitas ini bukan hanya akan menimbulkan berhenti bernafas saat tidur saja, melainkan efek untuk memicu diabetes dan jantung.

About The Author

Reply