Otomotif Mobil – Hino Motors Akan Luncurkan Truk Varian Kategori 5

Kabar terbaru dari perusahaan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMI) yang memberikan suatu konfirmasi kalau sudah siapkan model terbaru  untuk bisa memperkuat truk keluaran terbaru dengan kategori 5 (heavy duty) di Indonesia. Sudah di rencanakan produk ini akan di luncurkan di semester kedua tahun 2013 ini agar bisa memperluas portofolio Hino yang berguna untuk sector pertambangan.

“Namanya Profia, tetapi kami belum bisa mengatakan kapan pasti peluncurannya dilakukan, tunggu saja,” komentar Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Pemasaran HMSI di Sukabumi, Jawa Barat, kemarin (12/3/2013).

Kabarnya Profia tersebut akan di keluar dan di pasarkan dalam dua varian, di antaranya adalah ZY1E dengan bobot bersih (GWVR) 50 ton, dibekali mesin E13CTR bertenaga 410 PS dengan sistem penggerak 8×4 roda. Dan varian yang kedua ZS1E, GWVR 51 ton, mempunyai mesin sama, namun varian yang ini tenaganya lebih besar mencapai 460 PS dengan sistem penggerak 6×4.

Memicu data yang ada di Gaikindo, sudah di ketahui kalau selama kuartal pertama tahun ini total penjualan truk untuk kategori 5 sudah mencapai 3.332 unit. Hal ini sudah di dominasi oleh produk Mitsubishi yang sudah terjual dengan 2.500 unit, dan Hino masih sangat jauh hanya terjual 21 unit saja. Maka dari itu Hino akan keluarkan produk baru dengan segala kelebihan di banding produk sebelumnya.

“Sepanjang tahun lalu kami berhasil menjual 160 unit truk di kelas ini, dan tahun ini target kami naikkan menjadi 400 unit,” beber Santiko menjelasakan hal tersebut.

Meskipun saat ini masih sangat jauh untuk mencapai target yang sudah di jadikan tujuan., Santiko masih sangat optimis bisa kejar target penjualan Hino tersebut. Oleh karena itu dirinya meluncurkan model dan varian baru dalam persaingan kelas 5 ini.

Perlu anda ketahui kalau model Profia tersebut sendiri semula hanya di jual di Jepang sejak 1992, model tersebut di keluarkan untuk melanjutkan dari model Super Dolphine (1981-1992). Model ini kini sudah masuk ke generasi ketiga.

 

 

About The Author

Reply