Paman Yang Perkosa Serta Bunuh Keponakannya Ternyata Residivis

Paman Yang Perkosa Serta Bunuh Keponakannya Ternyata Residivis – SP, warga asal Deli Serdang, Sumatera Utara, tega memerkosa dan juga membunuh keponakannya sendiri yang ternyata adalah seorang residivis.

Hal tersebut telah diungkapkan oleh Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolrestabes Medan.

‘’Pelaku ini residivis kasus curanmor dan juga penganiayaan,’’ ujarnya dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan pada Jumat, 16 Oktober 2020 sore.

Riko mengatakan bahwa pelaku ditangkap petugas saat berada di sebuah rumah kosong, dan ia sempat dihajar massa.

‘’Dia berkata ‘aku baru saja bunuh orang’ dan langsung dihajar masyarakat,’’ ujarnya.

Selain berhasil menangkap SP, polisi juga telah menangkap kedua rekannya yakni SH dan MH.

‘’Di sini ada 3 orang tersangka yang berhasil diamankan yakni saudara SP bersama dua rekannya, MH dan juga SH yang berperan menjual hasil dari kejahatan yang telah dilakukan oleh SP,’’ ucapnya.

Riko juga mengatakan bahwa motif pelaku lantaran terlilit utang, lalu ia meminjam uang ke kakaknya.

berdasarkan perbuatannya, SP dijerat Pasal 339 subsidair 338 subsidair 365 KUHPidana.

‘’Dengan ancaman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara,’’ pungkasnya.

SP mengaku bahwa telah memerkosa dan juga membunuh keponakannya sendiri.

SP mengatakan bahwa perbuatan tersebut dilakukannya dalam pengaruh narkoba.

‘’Iya sedang dalam pengaruh narkoba,’’ ujarnya.

Sebelumnya telah diberitakan, bahwa seorang paman yakni SP, tega memerkosa serta membunuh keponakannya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi di rumah korban, tepatnya di Deli Serdang, Sumut, Kamis, 15 Oktober 2020 malam. Motif pelaku lantaran terlilit utang, lalu dia meminjam uang ke kakaknya. Peristiwa yang berawal ketika pelaku pergi ke rumah kakaknya. Lalu SP meminta korban supaya menunjukkan tempat ibunya menaruh uang, namun korban tidak tau.

Pelaku yang dalam kondisi pengaruh narkoba lalu melakukan aksinya. Kemudian, pelaku melarikan diri dengan membawa sejumlah handphone dan juga satu laptop milik korban.

Sedangkan jasad korban telah ditemukan ibunya di dalam kamar dengan tangan yang terikat ke belakang.

Pelaku ditangkap 17 jam usai melakukan aksi, dia ditangkap di rumah kosong.

Bahkan, ketika ditangkap pelaku sempat dihajar massa sebab dia mengaku bahwa telah membunuh orang.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *