Penimbun BBM Hampir 200 Liter Dalam Mobil Modifikasi di Banyuwangi Ditangkap Polisi

Penimbun BBM Hampir 200 Liter Dalam Mobil Modifikasi di Banyuwangi Ditangkap Polisi  – Seorang pria bernama Tukiran (53) warga Desa Tegaldlimo Kecamatan Tegaldlimo ditangkap Polresta Banyuwangi karena mencoba menimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Tersangka ditangkap usai mengisi BBM jenis premium hampir 200 liter dan dimasukkan ke dalam mobil APV yang dimodifikasi.

Tukiran ditangkap seorang diri karena telah belanja Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dari beberapa pom bensin di Banyuwangi, pada Sabtu (21/3/2020). Jadi tersangka ditangkap ketika sedang belanja BBM di SPBU Rogojampi dengan menggunakan mobil jenis APV bernopol P 1604 WF yang sudah dimodifikasi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat dikonfirmasi pada Minggu (22/3/2020) mengatakan tersangka memodifikasi bagian dalam mobil sedemikian rupa supaya bisa mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam jumlah yang banyak.

Tersangka merakit mobil tersebut dengan di isi tiga tangki. Sementara tiga tangki itu memiliki kapasitas lebih dari 100 liter, dan ada dua tangki lagi yang dipasang di bagian tengah jok penumpung yang memiliki kapasitas 80 liter. Jadi jika tangki-tangki itu diisi penuh totalnya hampir 200 liter.

Menurut pengakuan tersangka, dia membeli BBM jenis Premium dengan harga Rp 6.400 kemudian mengoplosnya dengan Oli sehingga warnanya berubah menjadi biru mirip dengan bahan bakar Pertamax. Dari hasil penyelidikan, aksi yang dilakukan pelaku sudah berjalan hampir satu tahun.

Hasil BBM oplosan tersebut kemudian dijual kembali dengan harga Rp 8.500 per botol. Dan hasil penjualan BBM itu dia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 53 UU nomor 21 tentang Migas. Subsidernya yaitu UU Darurat nomor 12 tahun 1951, sebab juga ditemukan sebuah golok di dalam mobil modifikasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *