Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung Diduga dari Lima Tukang Yang Merokok

Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung Diduga dari Lima Tukang Yang Merokok – Bareskrim Polri membuka lembar baru untuk mengusut tuntas kasus kebakaran yang melanda gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Polisi mengatakan untuk penyebab awal insiden kebakaran itu berasal dari adanya lima orang tukang yang sedang merokok di salah satu ruangan yang ada di gedung Kejagung itu.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo ketika jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2020) mengatakan awalnya ada lima tukang tersebut sedang melakukan pekerjaan di salah satu ruangan yang ada di lantai 6 Biro Kepegawaian.

Lantas apa yang dilakukan lima tukang tersebut di sana? Ternyata, selain melakukan pekerjaan, kelima tukang tersebut diketahui juga sedang merokok di dalam ruangan itu.

Brigjen Sambo menuturkan selain melakukan pekerjaan, ternyata mereka juga melakukan tindakan yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh mereka alias dilarang. Mereka diketahui sedang merokok di ruangan tempat mereka bekerja.

Di dalam ruangan dimana tempat kelima tukang itu bekerja ada sejumlah bahan yang mudah terbakar. Padahal, menurutnya merokok tidak diperbolehkan dilakukan oleh tukang ketika sedang bekerja.

Sambo mengatakan seperti tiner, lem aibon, dan beberapa bahan yang mudah terbakar lainnya ada di dalam ruangan mereka bekerja.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 64 orang atas insiden kebakaran Kejagung itu. Tim penyidik menyimpulkan untuk penyebab sementara dari insiden kebakaran gedung Kejagung itu akibat dari kelalaian aktivitas merokok yang dilakukan oleh kelima tukang tersebut.

Brigjen Sambo menambahkan jadi kesimpulan dari tim penyidik, untuk penyebab awal dari insiden kebakaran gedung Kejagung atau lebih tepatnya di lantai 6 aula Biro Kepegawaian karena kelalaian aktivitas merokok yang dilakukan oleh kelima tukang yang tengah bekerja di ruangan aula lantai 6 Biro Kepegawaian.

Dalam gelar perkara yang sudah dilakukan, Bareskrim akhirnya telah menetapkan delapan orang tersangka atas kasus kebakaran gedung Kejagung. Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 188 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Mereka pun terancam hukuman 5 tahun kurungan penjara.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *