Perempuan Ukraina Ditemukan Tewas, Tangan Diborgol Dan Plastik Di Kepala

Perempuan Ukraina Ditemukan Tewas, Tangan Diborgol Dan Plastik Di Kepala –¬†Dilaporkan seorang perempuan Ukraina yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan terborgol, dan terdapat kantong plastik pada kepalanya di apartemennya yang berada di Turki.

Jenazah Kristina Novitskaya telah ditemukan di Bodrum, resor daerah pantai Aegea pada Sabtu, 2 Januari 2021, dengan dugaan bahwa ia sudah meninggal selama beberapa hari.

Kasusnya menjadi misterius lantaran saat ditemukan, tak terdapat tanda-tanda perlawanan. Pintunya dikunci dari dalam, begitu pun jendela apartemennya.

Polisi setempat menyatakan, bahwa dugaan sementara mereka telah bunuh diri. Tetapi teman Novitskaya menyatakan, bahwa dia tidak mungkin mengakhiri hidupnya begitu saja.

Di mata temannya, wanita berusia 30 tahun yang bekerja sebagai penerjemah tersebut merupakan sosok yang ceria dan juga sangat menghargai hidup.

Meski demikian, mereka mengakui jika Novitskaya memang tertutup tentang kehidupan pribadinya, di mana ia juga berprofesi sebagai instruktur tari.

Polisi Turki menduga bahwa Novitskaya menjadi depresi lantaran kurangnya pekerjaan di masa pandemi Covid 19. Namun, penyebab pasti dari kematiannya masih belum bisa diumumkan.

Kepolisian Bodrum bergerak sesudah keluarga, teman, sampai tetangga tidak dapat menghubungi. Novitskaya ditemukan dengan posisi duduk di kamar.

Laporan setempat menyebut, bahwa dia tewas dengan kondisi tangan terborgol, dan terdapat kantong plastik di kepalanya, dilansir dari Daily Mail, pada Senin, 4 Januari 2020.

Tali, arang, sampai syal juga telah ditemukan di tempat kejadian. Tetapi, Kepolisian Bodrum belum memberi tau penyebab tewasnya Novitskaya.

Mengutip sumber dari kepolisian, bahwa media setempat memberitakan tidak terdapat tanda-tanda perlawanan dalam apartemen si penerjemah tersebut.

Pintu ditemukan dalam kondisi terkunci dari dalam, dan polisi menemukan kuncinya. Rekaman kamera CCTV menunjukkan bahwa tidak ada keanehan pada kawasan tempat tinggalnya.

Teman Novitskaya mengaku bahwa dirinya tidak percaya atas versi yang diberikan oleh polisi, dan menduga jika penegak hukum sedang menutupi pelaku sebenarnya.

Novitskaya disebut lulus dari Universitas Linguistik Nasional Kiev, yang konsentrasi dengan bahasa oriental, yang mana ia fasih berbahasa Turki.

Saat ini, jenazah korban dikirimkan menuju Institut Kedokteran Forensik guna dilakukan otopsi.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *