Pesan Antonio Conte Untuk Warga Italia

Antonio Conte selaku manajer Inter Milan meminta kepada semua warga khususnya Italia, untuk mengurangi aktivitas mereka diluar rumah. Hal ini dikarenakan virus corona yang sedang mewabah, dan itu bisa jadi salah satu cara mengurangi resiko penularan.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Italia merupakan salah satu negara Eropa yang jumlah penderita corona terbanyak setelah Cina. Hingga kini, setidaknya sudah dikabarkan kurang lebih 368 orang meninggal dunia per 24 jam.

Sementara kasusnya sendiri di Italia saat ini mencapai 20.603, melonjak 2.853 kasus dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Angka kematian di Italia terkait kasus ini dikonfirmasi sudah mencapai 1.809 orang. Dengan kondisi seperti ini, Italia sudah melakukan lockdown untuk seluruh aktivitas olahraga, termasuk Serie A kabarnya akan kembali digelar pada 3 April mendatang.

Harapan Conte 

Conte berharap semua warga mau menaati perintah yang sudah dihimbau kepada mereka terkait virus ini. Manajer berusia 50 tahun itu juga meminta orang-orang tetap berada di rumah masing-masing demi mengurangi resiko penularan.

“Tolong tetap berada di rumah dan menaati peraturan yang sudah diberikan. Itu adalah salah satu cara perlawanan kita kepada keadaan darurat ini. Ini merupakan momen yang sangat sulit bagi kami semua, tapi jika semuanya kompak kita akan melawannya dan jangan menyerah.” ungkap Conte.

Saat ini, Conte dan skuadnya Inter Milan juga tengah menjalani program pemerintah dengan mengisolasikan diri. Itu dilakukan karena mereka baru saja melakukan kontak dengan bek Juventus Daniele Rugani yang dinyatakan positif corona. Meski begitu, Conte dan staf lainnya masih tetap mengawasi para pemainnya.

Setiap pemain hanya diberi beberapa arahan agar tetap berlatih meskipun dirumah. Romelu Lukaku dkk juga mendapatkan paket makanan dengan nutrisi yang sudah ditentukan. Itu merupakan wujud kepedulian Conte kepada pemainnya agar tetap sehat dan aman dari virus corona.

Selain italia, Spanyol juga menjadi salah satu negara terparah akibat dampak virus ini. Bahkan mereka menduduki peringkat kedua setelah Italia di Negara Bagian Eropa.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *