Piala Eropa 2012 – Penangkalan Rasisme Pada Piala Eropa 2012

  Piala Eropa 2012 – Pesta sepak bola kedua terbesar di dunia yakni Piala Eropa 2012 sebentar lagi akan bakal berlangsung kurang lebih 80 hari ke depan.

Pentas Piala Eropa 2012 akan berlangsung di Polandia dan Ukraina pada Juni mendatang dan pastinya akan memancing sejumlah orang pecinta si kulit bundar tersebut beduyun-duyun akan memeriahkannya di manapun mereka berada dan bisa menikmatinya.

Ada banyak hal positif yang bisa kita ambil dari penyelenggaraan Piala Eropa 2012 tersebut, namun sayangnya ada juga beberapa hal positif yang dipastikan bakal turut terseret di dalamnya yakni terutama soal rasisme yang belakangan ini kembali meranda dunia sepak bola di benua biru tersebut di Piala Eropa 2012.

Untuk mencegah semua hal yang tidak diinginkan tersebut, yang paling utama di dua negara penyelenggara Piala Eropa 2012 tersebut yakni Polandia dan Ukraina, salah satu institusi penegak anti rasisme Eropa atau Football Against Racism in Europe (FARE) bakal bekerja sama dengan UEFA untuk melakukan sejumlah langkah dalam penangkalan soal rasisme tersebut pada ajang Piala Eropa 2012 nantinya.

Upaya utama dalam penangkalan tersebut adalah mereka melakukan sejumlah pengawalan khusus terhadap sejumlah penonton yang nantinya hadir dalam setiap pertandingan dengan memasang sejumlah kamera pengintai. Semua kamera yang di pasang tersebut khusus dipasang untuk mengawasi semua tingkah laku para penonton maupun pendukung masing-masing klub yang hadir dalam stadion agar tidak ada satupun tindakan rasisme yang muncul sampai ke muka publik nantinya.

Piala Eropa 2012 mengabarkan “Mengawasi semua tindakan rasisme yang muncul dari sejumlah teriakan maupun dengan gerak tubuh telah menjadi kunci dari Football Against Racism in Europe (FARE) yang telah menjadi pengawas di tiap turnamen sejak Piala Eropa 2004 di Portugal,” ujar FARE.

“Di Polandia dan Ukraina, kebutuhan untuk mengawasi tindakan rasisme dinilai sangat diperlukan karena potensi spanduk yang bersifat rasisme dan kriminal sudah kian berkembang di daratan Eropa,” tutup penegak anti rasisme tersebut.

About The Author

Reply