Piala Eropa 2012 – Redknapp : Aku Akan Nangis Jika Jadi Manajer Inggris

  Piala Eropa 2012 – Sampai saat ini, posisi pelatih tim nasional Inggris masih saja mengalami kekosongan semenjak ditinggal Fabio Capello.

Manajer Tottenham Hotspur yakni Harry Redknapp pun disebut sebagai kandidat kuat sebagai calon untuk menempati posisi yang baru saja di tinggal oleh mantan manajer Fabio Capello karena alasan tidak diikutsertakan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dalam pelepasan jabatan John Terry, namun Sven Goran Errikson tidak setuju dengan semua hal tersebut.

Sejak kepergian Fabio Capello dari jabatan manajer tim nasional Inggris, sampai saat ini Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terus saja berusaha untuk mencari pengganti yang tepat dalam menduduki posisi tersebut. Ada pilihan kalau Harry Redknapp cocok dalam melatih tim nasional Inggris setelah selesai dalam menangani klubnya Tottenham Hotspurs di ajang Premier League pada akhir musim ini. Sven Goran Errikson pun menyatakan dirinya menyangsikan semua pilihan tersebut di Piala Eropa 2012.

“Apabila Harry Redknapp mengambil jabatan tersebut mulai dari akhir musim ini hingga Piala Eropa 2012 maka itu akan menjadi situasi yang tidak sempurna untuknya karena waktunya yang cukup singkat. Piala Eropa 2012 Ukraina dan Polandia sendiri akan berlangsung pada Juni nanti,” ujar sang mantan arsitek tim nasional Inggris.

“Apabila dia memang ini mengambil jabatan tersebut maka akan lebih bagus dan baiknya jika dia melakukannya setelah Piala Eropa 2012 nanti. Selama dua tahun melatih tim nasional sebelum menuju ke Piala Dunia 2014 nantinya.”

“Harry Redknapp sendiri akan menangis pada saat yang bersama karena menerima tim nasional Inggris tanpa adanya persiapan. Apakah Harry Redknapp sendiri akan menyelesaikan semua tugasnya dengan Tottenham Hotspurs. Aku rasa seharusnya begitu,” lanjutnya.

“Saat ini adalah langkah terakhir bersama klubnya Tottenham Hotspur dan berjuang di Premier League untuk bisa menuju ke Liga Champions. Hal tersebut akan membuat sangat menyedihkan jika harus meninggalkan semua itu. Namun disisi lainnya Inggris tertalu penting untuk di tolak. Jika anda menolaknya maka semua itu tidak akan pernah kembali lagi tentunya,” tegasnya, diberitakan oleh berita Piala Eropa 2012 .

About The Author

Reply