Piala Eropa 2012 – Yanukovych: Jangan Sampai Ledakan Bom Terjadi Kembali

 
   Orang nomor satu Ukraina, Viktor Yanukovych menyatakan kalau akan terus berupaya untuk tidak ada lagi terjadi ledakan bom seperti yang sempat terjadi di Dnipropetrovsk, Ukraina.Ledakan dari empat buah bom beruntun disekitar 400 kilometer dari ibu kota Ukraina yakni Kiev pada Jumata (27/4) mengganggu sejumlah aktivitas persiapan tuan rumah Ukraina dalam Piala Eropa 2012 yang akan berlangsung pada Juni mendatang tersebut. Satu lagi tuan rumah yang nantinya akan menggelar turnamen terbesar kedua dunia tersebut adalah Polandia.

Ibu kota Ukraina yang memiliki satu stadion megah yakni Olympic bakal akan menjadi tempat berlaga tim nasional Grup D. Tuan rumah bakal menghadapi tim nasional Prancis, Inggris dan Swedia. Selain di Kiev, Piala Eropa 2012 akan juga di gelar pada tiga kota pecahan Uni Soviet yakni Donetsk, Lviv dan juga Kharkiv.

“Kami juga mengerti dengan semua kejadian tersebut akan menjadi sebuah tantangan bagi kami dan seluruh warga yang ada di Ukraina. Kami akan berusaha mencari tahu pihak yang akan bertanggung jawab atas semua perbuatan yang dilakukan mereka tersebut,” ujar Presiden Ukraina.

Hingga akhir pekan ini, ledakan empat bom yang sempat di cek berasal dari dalam tong sampah tersebut menyebabkan 30 orang yang menjadi korban dengan 12 diantaranya harus meninggal. Sementara untuk empat orang lainnya kini tengah mengalami cedera serius. Saat sempat mengunjungi rumah sakit anak dengan membawa sejumlah permen dan buahan, sang presiden Viktor Yanukovych juga sempat menjenguk dua anak perempuan korban dari ledakan bom tersebut, terlihat kalau salah satu korban anak kecil tersebut kakinya tengah di balut.

“Saat ini tugas utama kami adalah mencegah semua hal dan kejadian serupa tersebut terjadi kembali,” ujar Viktor Yanukovych. Bahkan orang nomor satu di Ukraina tersebut sempat terlihat langsung mengeluarkan dana dari sakunya sendiri sejumlah 1 juta hryvia yakni sekitar Rp 2,22 miliar untuk mengantisipasi semua hal tersebut terjadi. Dana tersebut akan diberikan pada siapa pun yang bisa memberikan sejumlah informasi yang dapat memudahkan dalam mengungkapkan semua kasus peledakan yang terjadi tersebut.

Be Sociable, Share!