Polisi Menduga Ini Penyebab Pria-Wanita Bukan Pasutri Tewas di Hotel Batturaden

Polisi Menduga Ini Penyebab Pria-Wanita Bukan Pasutri Tewas di Hotel Batturaden – Pria MA (54 tahun) dan wanita Y (46 tahun) yang diketahui berdomisili di Jakarta namun beda alamat, ditemukan tewas di salah satu kamar hotel di Desa Karangmangu, Baturraden, Banyumas. Polisi menduga keduanya tewas akibat serangan jantung efek dari minuman yang dikonsumsi sebelumnya.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry saat dikonfrimasi pada Rabu (12/2/2020) mengatakan dari hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter RS Margono Soekarjo Purwokerto menyatakan bahwa keduanya tewas diduga setelah mengonsumsi obat-obatan dan minuman energi yang ditemukan oleh petugas di TKP.

Berry mengatakan setelah dilakukan autopsi, kami melakukan gelar perkara bersama tim dokter yang melakukan autopsi. Dari hasil autopsi, penyebab tewasnya pria dan wanita itu diduga karena adanya serangan jantung yang dipicu oleh zat kimia atau minuman yang sebelumnya dikonsumsi oleh mereka.

Meski demikian, untuk mengetahui lebih jelas soal kandungan yang terdapat pada obat-obatan dan minuman yang ditemukan di TKP, pihaknya berencana untuk membawa sampel kandungan yang ditemukan pada tubuh korban serta barang bukti yang ditemukan di TKP untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Jateng.

Berry menjelaskan saat dilakukan olah TKP, pihaknya mendapati ada tiga butir kapsul dan cairan dari minuman suplemen penambah energi.

Dia menjelaskan hari ini kami berencana akan mengirimkan barang bukti itu ke laboratorium forensik untuk menguji kandungannya itu apakah sama dengan yang ada di lambung jenazah tersebut.

Ketika ditanya apakah ketiga kapsul itu adalah obat kuat, pihaknya belum bisa memastikannya sebab ketika ditemukan obat itu tidak ada mereknya.

Berry mengatakan kami belum tahu pasti isinya apa, oleh karena itu hari ini kami kirim ke laboratorium forensik untuk memastikan 100 persen kalau hal itu memang dipicu oleh kandungan dari cairan itu.

Dari hasil autopsi, keduanya meninggal dalam waktu hampir bersamaan. Ada kemungkinan yang meninggal terlebih dulu adalah yang laki-laki dan waktunya hampir bersamaan dengan meninggalnya yang wanita.

Sebelumnya diberitakan, pria dan wanita ditemukan meninggal dunia di Hotel Franita di Baturraden pada Selasa (11/2/2020) siang oleh petugas hotel yang terpaksa membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan karena saat diketuk berkali-kali untuk mengingatkan waktu sewa kamar sudah habis, namun tidak ada respons.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *