Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur di Bone Sulsel

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur di Bone Sulsel – Polisi meringkus dua orang pria yang berinisial AM (25) dan Al (15) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya ditangkap karena telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis yang masih dibawah umur.

Korban yang diketahui berinisial NA (15) itu diperkosa oleh kedua pelaku di sebuah rumah kebun yang terletak di Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru, Bone. Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf saat dimintai konfirmasi mengatakan kejadian itu bermula ketika korban dihubungi oleh pelaku AI pada Kamis (24/12/2020) sekitar pukul 20.00 Wita.

AKP Ardy menjelaskan korban kemudian diajak keluar untuk pergi jalan-jalan oleh pelaku sekitar pukul 22.00 Wita. Pelaku lalu menjemput korban dan dibawa ke kediaman temannya.

Nah sesampainya di rumah itu, pelaku AI dan korban NA bertemu dengan pelaku lainnya yang berinisial AM. Lalu, ketiganya berangkat ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi yang dituju, mereka bertiga sempat berbincang-bincang. Kemudian pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 01.30 Wita, pelaku AI tiba-tiba mengajak korban untuk melakukan hubungan badan. Setelah itu, mereka berdua masuk ke dalam rumah kebun.

Setelah AI berhubungan badan dengan korban, pelaku AM kemudian juga ikut menyetubuhi korban.

Ardy Yusuf saat dihubungi pada Minggu (10/1/2021) mengatakan saat itu korban disetubuhi oleh kedua pelaku secara bergantian di rumah kebun. Pelaku AI yang lebih dulu menyetubuhi korban, setelah itu baru giliran pelaku AM yang menggauli korban.

Setelah melakukan aksi bejatnya, korban lalu diantar pulang ke rumahnya. AKP Ardy menyebut bahwa pelaku AI dan korban memang menjalin hubungan asmara.

Akibat perbuatannya, kini kedua pelaku sudah dilakukan penahanan di Mapolsek Lamuru. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerkosaan terhadap gadis dibawa umur. AKP Ardy mengatakan kedua pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 terkait Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 terkait Perlindungan Anak.

Sekali lagi, AKP Ardy menegaskan bahwa kami akan menjerat kedua pelaku dengan Pasal 81 Ayat 1 juncto Pasal 76 D Undang-Undang Perlindungan Anak dan terancam hukuman 5 sampai 15 tahun kurungan penjara.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *