Polisi Tangkap 28 Warga Bandung Yang Terjerat Kasus Narkoba

Polisi Tangkap 28 Warga Bandung Yang Terjerat Kasus Narkoba – Ada sebanyak 28 orang yang telah diamankan oleh jajaran Satuan Narkoba Polresta Bandung. Mereka diduga telah menjadi pemakai dan pengedar narkotika.

Salah satu pengedar narkoba yang berinisial BS mengaku telah menjual barang haram tersebut kepada sejumlah remaja. Dia mendapatkan barang haram tersebut dengan membeli dari apotek.

BS pada saat ditampilkan di Mapolresta Bandung pada hari Senin (5/4/2021) mengungkapakan bahwa barang tersebut di dapat olehnya dari apotek, dirinya telah memakai resep dari dokter.

Dengan resep dokter yang telah dia beli seharga Rp 30 ribu tersebut, dia mampu memperoleh sabanyak 10 butir ekstasi per lembar resep. BS mengaku bahwa sudah menjual barang haram tersebut selama satu tahun.

BS mengatakan bahwa dirinya menjual barang tersebut dengan variatif maksimal Rp 15 ribu hingga sampai Rp 30 ribu.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait peredaran narkoba. Rata rata tersangka masih berusia remaja dan baru dewasa.

Kombes Hendra Kurniawan kepada wartawan yang berada di Mapolresta Bandung, Kabupaten Bandung, pada hari Senin (5/4/2021) mengatakan bahwa kurang lebih ada 26 laporang pihak polisi, dengan ada sebanyak 28 tersangka di periode bulan Januari hingga sampai bulan Maret.

Kombes Hendra Kurniawan mengatakan bahwa dari 28 tersangka sebagian besar merupakan pengedaran narkoba. Mereka telah mengedarkan narkoba yang berada di wilayah Kabupaten Bandung.

Sementara itu sebagian kecilnya merupakan pengguna narkoba. Kombes Hendra Kurniawan menjalaskan bahwa bagi para pengguna akan dilakukan rehabilitasi.

Kombes Hendra Kurniawan mengatakan bahwa sedangkan untuk pengguna (narkoba) kami mempunyai mekanismen rehabilitasi. Dan akan dikoordinasikan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pihak polisi telah mengamankan sejumlah barak bukti, yang di antaranya ada ganya yang seberat 2 kilogram, sabu seberat 15 gram, tembakau sintetis seberat 72 gram, dan pil jenis psiotropika sebanyak 524 butir. Mereka disangkakan telah melanggar pasal 114, 111, 113, Pasal 127 Undang Undang Narkotika ddan Pasal 60, 62, Undang Undang Psikotropika dengan ancaman hukuman penjara minimal selama 5 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *