Politik Indonesia – Demokrat: Percayalah, Rakyat Diutamakan Oleh SBY!

Partai Demokrat membantah jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya memfokuskan perhatian pada Partai Demokrat dibandingkan untuk rakyat. Akan tetapi, kekhawatiran yang dialami oleh masyarakat itu memang dianggap Partai Demokrat sebagai harapan yang sangat tinggi kepada SBY sekaligus pendiri partai Demokrat.

“Hal yang sangat wajar jika SBY dikomentari terlalu banyak memperhatikan Partai Demokrat. Itu artinya SBY sangat diperdulikan dan dicintai oleh rakyat. Akan tetapi, memang harus dipercaya bahwa SBY tidak pernah melewatkan waktunya sedetik pun untuk tidak mengabdi pada Negara. Dia selalu memberikan seluruh waktunya untuk rakyat bangsa ini,” tukas Gede Pasek Suardika selaku juru Bicara dari Partai Demokrat.

Menurutnya, yang dilakukan SBY selama ini terhadap Demokrat tidak pernah mempengaruhi kinerjanya sebagai seorang presiden. Bahkan, ia percaya bahwa SBY masih tetap maksimal saat melakukan pekerjaannya sebagai presiden. Hasilnya sendiri sudah dirasakan dengan pertumbuhan ekonomi yang baik.

“Fungsi dari teknis Demokrat masih dijalankan oleh DPP. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir karena harapan mereka pasti akan tetap terpenuhi.”

Memang, seperti yang telah diketahui menurut survey dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bahwa mayoritas masyarakat di Indonesia mengkhawatirkan kinerja SBY sebagai seorang presiden. Pasalnya, ia selalu mengurusi Partai Demokrat sehingga diragukan dapat menjalankan tugasnya sebagai kepala Negara dengan baik. Hal tersebut tentu saja berkaitan dengan pengambilalihan kepemimpinan di Partai Demokrat.

Setidaknya dari 1.200 responden yang ada, sekitar 68,43 persen mengaku meragukan kinerja Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala negara karena terlalu memfokuskan perhatiannya dengan Partai Demokrat. Sementara yang tetap percaya pada SBY hanya sekitar 24,29 persen dapat bekerja semaksimal mungkin untuk mengabdi pada rakyat.

SBY sendiri memang saat ini tengah disibukkan dengan berbagai permasalah yang terjadi dalam partai yang didirikannya, Partai Demokrat. Terlebih lagi dengan kasus Anas yang sebelumnya sempat diduga sebagai tersangka terlibat dalam kasus Hambalang. Belum lagi, masalah dengan Anas yang bisa jadi akan memecah belah keutuhan Partai Demokrat itu sendiri.

 

 

Politik Indonesia

About The Author

Reply