Politik Indonesia – Ibas Disebut Terima Dana Hambalang

Edhie Baskoro Yudhoyono selaku SekJen Partai Demokrat kembali disebut-sebut ikut menikmati aliran dana Hambalang dari perusahaan milik Muhammad Nazaruddin selaku mantan bendahara partai Demokrat. Data mengenai adanya transaksi keuangan perusahaan Nazaruddin yang mengalir ke anak Presiden SBY ini memang hangat dibicarakan setelah Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian ia mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat. Kemudian pada saat Anas melakukan wawancara eksklusif dengan RCTI, Anas menyebukan bahwa Presiden SBY juga mengetahu tentang aliran dana tersebut.

Dalam penuturan Anas, pada sebuah pertemuan yang diadakan di Cikeas dan dihadiri oleh Majelis Tinggi pada 2011 lalu disebutkan bahwa SBY sempat marah dengan adanya informasi tersebut. Anas juga menyebutkan bahwa Amir Syamsudin yang saat itu menjadi Sekretaris Majelis Tinggi juga mengetahui peristiwa tersebut.

Saat ini terdapat dokumen yang diklaim telah menunjukkan aliran dana proyek Hambalang. Dokumen tersebut telah beredar di kalangan wartawan. Dalam dokumen tersebut terdapat data yang disebut-sebut merupakan catatan perusahaan yang dibuat oleh staf keuangan Nazarudin, Yulianis.

Pada catatan tersebut tercatat Ibas menerima uang untuk dua transaksi pada 29 dan 30 April 2010 sebesar US$ 900 ribu. Pada 29 April, Ibas menerima dana senilai US $600 ribu dimana dana tersebut diserahkan staf  Nazar yang bernama Amir R. Kemudian 30 April Ibas memperoleh US $ 300 ribu diserahkan staf bernama Bahri.

Terkait hal tersebut, Ibas sendiri telah membantahnya. Putra kedua Presiden SBY ini membantah telah menerima uang Hambalang. Ia mengatakan bahwa kabar tersebut merupakan lagu lama yang diulang-ulang. “Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Seribu persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini,”katanya.

Pihak KPK sendiri mengaku belum menerima laporan terkait keterlibatan Ibas dalam kasus Hambalang tersebut. Dan hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari KPK terkait hal tersebut. Hingga saat ini memang belum ada tokoh lain yang disebut, hanya Ibas yang disebut-sebut terkait dengan Hambalang.

 

 

Politik Indonesia

About The Author

Reply