Politik Indonesia – Pernikahan 4 Hari Gubernur Garut Lebih Heboh dari Kasus KPK

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi, Senin menegur Bupati Garut Aceng Fikri mengenai fakta bahwa pernikahan keduanya adalah terdaftar dan bahwa ia telah bertindak tidak hormat sebagai pemimpin daerah.

Gamawan, bagaimanapun, mengatakan dia tidak bisa menghapus Bupati dipermalukan karena, dengan peraturan pemerintah tahun 2005 tentang peresmian, pemilihan dan pemberhentian pimpinan daerah, hanya badan legislatif daerah dari daerah masing-masing bisa mendakwa pemimpin regional.

“Saya akan menegur bupati, tetapi apakah Anda pikir tindakan seperti itu akan mengakhiri masalah? Saya telah mengerahkan bawahan saya di kabupaten Garut untuk mendengar aspirasi dari masyarakat setempat” kata Gamawan kepada wartawan di Istana Negara.

UU Perkawinan dikutip oleh menteri menetapkan bahwa semua pernikahan harus terdaftar.

“Dengan memiliki sebuah pernikahan resmi, Bupati telah melanggar hukum. Dia bersumpah untuk menegakkan hukum di atas segala sesuatu yang lain, “kata Gamawan.

“Menurut pendapat saya, Bupati Garut telah gagal untuk menegakkan perilaku yang tepat dan etis sebagai pemimpin regional, maka ia memenuhi syarat untuk pemecatan. Namun, kita harus menyerahkan kepada anggota Dewan Legislatif Garut, “tambahnya.

Menurut peraturan tersebut, jika DPRD Garut memutuskan untuk memecat Aceng, itu masih harus menunggu keputusan dari Mahkamah Agung. Dalam waktu 30 hari, pengadilan akan memutuskan apakah pemecatan Aceng dapat diterima secara hukum atau tidak.

Aceng menikahi gadis asli Garut, yang diidentifikasi hanya berlangsung empat hari, dalam sebuah upacara perkawinan Islam atau secara siri pada tanggal pada 14 Juli dan kemudian dilaporkan menceraikannya melalui pesan teks hanya empat hari kemudian.

Bupati memutuskan untuk menikahi gadis itu sementara ia masih menikah dengan Nurrohimah, yang telah memberikannya tiga anak.

Kasus ini baru terungkap hanya beberapa minggu yang lalu yang memicu protes publik besar-besaran di seluruh negeri.

Kasus ini untuk sementara mengalihkan perhatian publik atas berita korupsi di negeri ini. KPK sedang menyusun langkah-langkag strategis pada guru yang bai

 

 

Politik Indonesia

About The Author

Reply