Politik Indonesia Terbaru – Menjadi Tersangka, Anas Santai dengan Keluarga

Dipastikan sebagai tersangka dalam proses Hambalang, Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum Partai Politik, Partai Demokrat tetap santai. Ketenangannya itu terlihat saat ia menjamu teman-teman serta kerabatnya di kediamannya di Jalan Teluk Langsa, RT 06 RW 17, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Mereka menemui Anas dan sambil melahap sate. Mereka memberikan dukungan kepada Anas untuk bisa melewati masalah tersebut.

“Kondisi Anas tenang sekali. Kita ngobrolin hal-hal yang ringan. Kita juga cerita-cerita soal peristiwa politik. Dia tahu ini adalah konsekuensi yang harus dijalani saat terjun ke dunia politik. Saya hanya menyuruh dia buat sabar untuk menghadapi masalah ini dengan tenang dan santai,” tukas Yoyo Wahab salah seorang sahabat Anas.

Yoyo sendiri mengungkapkan bahwa Anas tetap tenang saat dirinya terbukti menjadi tersangka dugaan korupsi Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olah Raga Nasional Hambalang.

“Dia sangat tenang dan sabar menghadapinya. Kita makan-makan sate dan di rumahnya ada istri, kakak dan adiknya juga. Dia terlihat biasa saja seperti tidak ada masalah.”

Sebagai Warga Negara Indonesia, Yoyo yakin bahwa Anas akan menaati proses hukum yang berlaku. “Dia adalah orang yang taat dengan hukum. Dia tidak akan lari dari masalah itu,” tandasnya.

Sementara di lain pihak, yaitu kubu pendukung Anas pun memutuskan untuk mundur dari Partai Demokrat. Salah satunya adalah Muhammad Rahmad, selaku Wakil Direktur Eksekutif bidang Pembinaan SDM DPP.

Rahmad sendiri tidak membantah bahwa keputusannya itu diambil usai Anas ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya telah mempersiapkan surat untuk mengundurkan diri. Ini adalah bentuk dukungan dari saya pribadi. Seperti yang memang diinginkan para senior bahwa setiap orang yang mendukung Anas harus mengundurkan diri.”

Menurutnya, keputusan tersebut adalah keputusan terbaik. Pasalnya, jika tetap bertahan maka hanya akan membuat kondisi Partai Demokrat tidaklagi kondusif. Akan tetapi, dia mengaku tidak tahu sikap apa yang akan diambil oleh pendukung Anas lainnya.

“Saya memilih ini agar suasana partai tetap kondusif. Saya telah mantap untuk mengundurkan diri,” tandasnya.

 

Politik Indonesia Terbaru

About The Author

Reply