Politik Terbaru – Empat Orang Terdakwa Korupsi Kini Masih Jalani Pemeriksaan

Sudah di kabarkan sebelumnya kalau KPK (Komisi Pemberantas Korupsi sudah menangkap empat orang yang telah di anggap terkait dengan dengan urusan pajak. Ke empat orang tersebut saat ini masih jalani pemeriksaan hingga hari ini. sang juru bicara KPK Johan Budi jelaskan status hukum yang di dapatkan oleh keempat orang terdakwa  KPK tersebut akan di umumkan nanti sore, Rabu (10/4/13).

“Sekarang masih diperiksa, nanti diumumkan pukul 17.00 ke atas,” ujar Johan saat di tanya wartawan.

KPK nanti akan umumkan hasil yang telah mereka jalani untuk memeriksa ke empat orang tersebut. Apakah nanti menjadi tersangka atau tidaknya kita tinggal menunggu saja. Yang tertangkap KPK saat ini yaitu penyidik pegawai negeri sipil di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Pusat yang punyai inisial PR, seorang pria juga di duga dengan inisial RT yang diduga sebagai perantara, pemilik brand Asep Hendro Racing Sports (AHRS) juga AH, serta manajer AHRS berinisial W. Keempatnya orang tersebut di ciduk dengan keadaan berpisah semua.

Sudah di laporkan kalau KPK telah menangkap PR dan juga RT di Lorong stasiun Gambir, jakarta pusat. Mereka akan pergi setelah menerima suatu uang di hari Selasa kemarin sekitar jam 17.00. Kemudian jajaran KPK juga menyiduk dengan paksa AH di saat masih berada di kediamannya yang juga kantor terdapat di jalan Tole Iskandar, Nomor 162, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Yang terakhir yang berinisial W juga di tangkap KPK yang berada di Bandung, Jawa Barat.

Hal yang terjadi adalah di saat yang bersamaan dengan tertangkapnya dengan paksa RT dan PR, para tim penyidik dari KPK sudah mengamankan uang pecahan yang sebesar 100 ribu rupian yang berada pada kantong plastik. Dapat di duga kalau kantong plastik tersebut nilainya sekitar 125 juta Rupiah. Menurut yang telah di ketahui sebelumnya uang yang di janjikan oleh pegawai Ditjen Pajak terkait tertangkap tangan nilainya sebesar 600 juta Rupiah. Sampai saat ini masih belum bisa di jelaskan akan informasi apakah uang tersebut diberikan karena suap atau ada pemerasan.

 

About The Author

Reply