Pria Asal Bandung Gelapkan Motor Hanya Untuk Pamer ke Temannya

Pria Asal Bandung Gelapkan Motor Hanya Untuk Pamer ke Temannya – Pamer Motor Hasil Penggelapan, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung – Seorang pria berinisial BRF alias D diamankan polisi setelah berniat pamer sepeda motor matik kepada temannya. D diketahui melakukan penggelapan motor milik warga Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang berinisial A.

Tersangka diamankan polisi pada Kamis 16 Januari 2020 di Kecamatan Gambir, Tasikmalaya. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Katapang AKP Dwi Noor Wahyono.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Katapang Kompol Kozasah pada Sabtu (18/1/2020) mengatakan kami berhasil menangkap tersangka di tempat persembunyiannya di Tasikmalaya.

Dia mengungkapkan selain tersangka, kami juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor matik di salah satu rumah warga. Saat ditangkap, tersangka juga tidak memberikan perlawanan.

Dia menuturkan kami melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka di salah satu rumah warga dan saat ditangkap pelaku tidak memberikan perlawanan. Saat dilakukan penggeledahan, kami berhasil mengamankan barang bukti motor matik. Menurut pengakuan tersangka, dia nekat melakukan aksinya itu hanya untuk pamer kepada temannya yang ada di Tasikmalaya.

Hendra mengatakan kalau pelaku dan pemilik motor sebelumnya sudah saling kenal. Sebelum dibawa kabur, tersangka sempat meminjam motor korban dengan dalih untuk membeli obat ke apotek.

Tersangka membawa kabur motor korban dengan dalih berpura-pura meminjam motor korban untuk pergi membeli obat. Dan berhubung korban dengan tersangka sudah saling kenal, maka korban pun meminjamkan motor itu.

Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan. Pihaknya menduga aksi penggelapan motor yang dilakukan oleh tersangka dilakukan sudah lebih dari satu kali.

Hendra menuturkan pelaku diduga melakukan penggelapan motor lebih dari sekali sehingga sampai kini pihak Unit Reskrim Polsek Katapang masih melakukan pendalaman.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal penipuan atau penggelapan Pasal 372 dan/atau 378 dan terancam 4 tahun penjara.

Dia mengatakan kami juga mengimbau kepada masyarakat supaya tak mudah percaya atau dengan mudahnya memberikan barang kepada orang lain meskipun orang itu sudah dikenalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *