Pria Ini Tipu Pedagang Beras di Sulsel Pakai Cek Palsu, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Pria Ini Tipu Pedagang Beras di Sulsel Pakai Cek Palsu, Kerugian Capai Rp 600 Juta – Polisi berhasil mengamankan seorang pria bernama Rifaldy (32) karena telah melakukan penipuan terhadap warga atas nama Rasman (40) yang merupakan seorang pedagang beras di Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan nilai sebesar Rp 600 juta. Rifaldi diringkus oleh polisi di kampung halamannya yaitu di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Benny Pornika saat dimintai konfirmasi pada Kamis (11/6/2020) mengatakan bahwa Rifaldi membeli beras kepada korban dengan menggunakan cek, namun rupanya cek tersebut tidak dapat dicairkan ketika dibawa ke bank oleh korban. Atas kejadian itu, korban pun mengalami kerugian mencapai Rp 600 juta.

Pelaku Rifaldy akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian pada Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 12.50 Wita. Penangkapan pelaku turut melibatkan tim Jatanras Polda Kalimantan Timur.

AKP Benny mengatakan bahwa pelaku kami tangkap tanpa memberi perlawanan, selain itu pelaku juga telah mengakui semua perbuatannya.

AKP Benny mengatakan pelaku melancarkan aksinya dengan modus mendekati korbannya lebih dulu sebagai rekan bisnis. Dan ketika korban sudah menaruh kepercayaan penuh, baru kemudian pelaku menipu korban.

AKP Benny mengatakan modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya yaitu dengan mengajak korbannya bisnis terlebih dulu, pelaku sering kali membeli beras ke korban untuk dijual lagi. Jadi intinya pelaku secara rutin membeli beras milik korban sehingga pelaku sangat dipercaya oleh korban untuk menjadi rekan bisnis.

AKP Benny menjelaskan namun untuk yang terakhir ini, pelaku membeli beras dengan menggunakan cek yang bertulisan sebesar Rp 530.000.000, dan ketika dibawa ke bank oleh korban, ternyata cek itu tidak bisa dicairkan alias kosong.

AKP Benny mengatakan dengan cek palsu tersebut, pelaku berhasil membawa kabur beras milik korban mencapai 2 kontainer.

AKP Benny mengatakan beras yang dibeli oleh pelaku dari korban bisa mencapai 2 kontainer. Kemudian pelaku mengisi cek dengan tulisan uang sebesar Rp 530 juta dan kalau seandainya bisa dicairkan, jumlah tersebut tetap saja masih kurang untuk pembayarannya, jadi pelaku masih ada kekurangan pembayaran uang sekitar Rp 70 juta, oleh karena itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 600 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *