Reza Artamevita Ditangkap Atas Kasus Narkoba, Sabu 0,78 Gram Disita

Reza Artamevita Ditangkap Atas Kasus Narkoba, Sabu 0,78 Gram Disita – Reza Artamevia ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan sabu. Dia mengaku mulai memakai obat-obatan terlarang itu lagi sejak menjalani masa karantina mandiri akibat pandemi Covid-19 ini.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat konferensi pers yang digelar pada Minggu (6/9/2020).

Yusri mengatakan RA mengaku bahwa telah menggunakan sabu selama 4 bulan ketika di rumah saja selama pandemi COVID-19. Pihaknya pun masih mendalami motifnya.

Yusri menambahkan ada banyak publik figur yang beralasan serupa saat ditangkap.

Yusri menuturkan publik figur yang tertangkap kebanyakan mengaku dengan alasan karena di rumah saja selama pandemi, hingga akhirnya mereka menggunakan sabu lagi. Itu hanya pengakuan saja, namun tetap kami dalami lagi.

Seperti diketahui, Reza ditangkap polisi pada Jumat (4/9/2020) di sebuah restoran yang terletak di daerah Jatinegara, Jakarta Timur. Saat penangkapan itu, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti.

Yusri mengatakan sejumlah barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu berupa satu klip sabu-sabu dengan berat 0,78 gram lalu sebuah dompet, alat hisap atau yang biasa disebut dengan bong, hingga korek api. Semua barang bukti itu ada keterkaitan.

Usai dilakukan penelusuran, Reza Artamevia memang positif memakai narkotika. Berdasarkan hasil tes urine menujukan Reza positif aphetamin atau termasuk dalam kategori narkotika jenis sabu-sabu.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap bandar sabu yang diketahui berinisial F.

Atas perbuatannya, Reza Artamevia akan dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 Subsider 127 Ayat 1 Undang Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dan terancam hukuman paling lambat 4 tahun dan paling lama 12 tahun kurungan penjara.

Itu bukan pertama kalinya Reza Artamevia terjerat dalam kasus narkoba. Pada tahun 2016 lalu, dia juga pernah ditangkap oleh pihak kepolisian ketika sedang berada di Mataram. Kala itu, dia ditangkap bersama dengan guru spiritualnya, Gatot Brajamusti beserta istrinya.

Pada tahun yang sama, Reza Artamevita melaporkan guru spiritualnya tersebut karena merasa tertipu. Aspat yang selama ini dia konsumsi itu ternyata adalah sabu.

Pelantun Berharap Tak Berpisah tersebut baru menyadari kalau aspat yang dikonsumsinya itu merupakan sabu usai sempat menjalani pemeriksaan dan dirinya dinyatakan positif narkotika sampai harus direhabilitasi.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *