Sakit Hati Karena Sok Ngatur, Pria di Blitar Nekat Bacok Tetangganya

Sakit Hati Karena Sok Ngatur, Pria di Blitar Nekat Bacok Tetangganya – Seorang pria di Blitar tega membacok tetangganya sendiri hanya gara-gara masalah kamar mandi. Aksi penganiayaan itu terjadi diduga karena pelaku sudah lama menyimpan rasa sakit hati terhadap korban.

Pelaku diketahui bernama Hendrik Setiono (28) yang bertempat tinggal berdampingan dengan korban bernama Edy Siswanto (36). Mereka merupakan warga Dusun/Desa Sumberagung RT 001 RW 002 Kecamatan Gandusari.

Namun Edy disitu hanya menumpang di rumah Endik. Sebab keponakan Endik memiliki hubungan asmara dengan Edy.

Kedua rumah itu hanya mempunyai satu kamar mandi saja. Pada suatu pagi, pelaku sedang buru-buru untuk ke kamar mandi. Akan tetapi, korban menghalang-halangi jalan untuk menuju ke kamar mandi itu dengan menggunakan kayu dan kurungan.

Hingga akhirnya, amarah Hendrik pun memuncak pada Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba Hendrik langsung membacok Edy dengan sebilah parang yang memiliki panjang 40 cm. Pada bacokan yang kedua, korban sempat menangkisnya sampai parang itu terlepas dari tangan pelaku dan korban pun terjatuh.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Sodik Efendi saat dikonfirmasi pada Kamis (13/2/2020) mengatakan saat korban terjatuh ke tanah, pelaku pun langsung melempari kepala korban dengan batu batako sebanyak dua kali. Aksi penganiayaan itu pun berhasil dilerai oleh tetangga sekitarnya.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka bacok pada bagian belakang telinga sebelah kiri, kemudian lengan bawah dan lengan atas serta jari tengah sebelah kiri. Selain itu, korban juga mengalami luka pada bagian kepala sebelah kiri akibat benda tumpul.

Sodik mengatakan bahwa kami telah mengevakuasi korban ke RSUD Ngudi Waluyo dan semalam telah menjalani operasi pada bagian kepalanya.

Sementara itu, untuk pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Blitar. Atas perbuatannya, pelau telah melanggar Pasal 351 KUHP dan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sodik menambahkan motifnya pelaku melakukan penganiayaan itu karena kesal, pasalnya korban hidup di rumah itu hanya menumpang. Namun sok-sokan ngatur terlebih lagi, tidak hanya dengan anggota keluarga yang ditumpanginya saja. Namun juga ngatur-ngatur tetangganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *